RS Awal Bros Bersama Jasa Raharja, Dirlantas Polda Riau dan Grab Pekanbaru Gelar Safety and Healthy (First Aid Training)

oleh -571 views

Pekanbaru — Rumah Sakit Awal Bros melaksanakan kegiatan Awal Bros Safety and Healty (First Aid Training) bersama Dirlantas Polda Riau, PT. Jasa Raharja Provinsi Riau, Dinas Perhubungan dan Grab Pekanbaru, Jumat (12/11/21) di Aula Lantai A Rumah Sakit Awal Bros jalan Sudirman Pekanbaru.

Kegiatan Awal Bros Safety and Healty ini dilaksanakan dari tanggal 12 November 2021 sampai tanggal 17 Desember 2021 dihadiri oleh City of Manager Grab Pekanbaru, Direktur Rumah Sakit Awal Bros Sudirman, Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Provinsi Riau, Dirlantas Polda Riau yang diwakili oleh Plh Kadit Kamsel Ditlantas Polda Riau serta Mitra Grab yang ditunjuk dalam kegiatan ini.

Dalam sambutannya, City Manager Grab Pekanbaru Arison Hendra mengatakan bahwa kegiatan Awal Bros Safety and Healty ini merupakan hasil kolaborasi antara Grab dengan Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk membantu meningkatkan kecakapan mitra grab dalam penanganan pertama pada kecelakaan. Dimana mitra grab selalu berkeliling di jalan raya. Dari pelatihan ini diharapkan nantinya mitra grab dapat membantu masyarakat yang mengalami kejadian yang tidak diinginkan di jalan raya.

Arison juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru yang telah memfasilitasi first aid training ini dan juga kepada mitra grab pekanbaru yang bersedia mengikuti first aid training ini dengan penuh antusias dan semangat.

Arison Hendra juga menjelaskan bahwa first aid training ini dilakukan secara bergelombang untuk seluruh mitra grab pekanbaru dengan harapan seluruh mitra grab dapat mengetahui dan memahami tentang pertolongan pertama pada kecelakaan sehingga dengan memiliki pemahaman tersebut dapat membantu penanganan pasien yang mengalami kecelakaan sebelum diberikan perawatan medis lanjutan pada klinik atau rumah sakit terdekat.

Selaku inisiator kegiatan, Direktur Rumah Sakit Awal Bros Sudirman Jimmy Kurniawan mengatakan bahwa tingkat kecelakaan jalan raya saat ini cukup tinggi. Banyak faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut. Mulai dari segi safety dalam berkendaraan sampai pada kesehatan para pengendara.Jadi, safety tidak lepas juga dari healty atau kesehatan. Jadi didalam kendaraan bila tidak fokus, maka sedetik saja maka akan bisa berpotensi kecelakaan dan bahkan akibatnya dapat menghilangkan nyawa.

Jimmy Kurniawan juga menyampaikan bahwa dalam training ini, mitra grab akan diberi skill untuk dapat melakukan penanganan pertama pada kecelakaan yang akan diberikan materinya oleh Dokter RS Awal Bros. Mulai dari faktor-faktor yang menyebabkan terjadi kecelakaan sampai bagaimana cara dan trik dalam menangani korban yang mengalami kecelakaan secara teori maupun praktek di lapangan.

Dan banyak korban mengalami trauma saat kecelakaan karena tidak adanya penanganan pertama tersebut, padahal disaat kejadian banyak orang yang melihat tapi mereka tidak melakukan pertolongan dan bahkan ada diantara mereka hanya sekedar mengambil video dari kecelakaan tersebut.

Sedangkan untuk membantu pembiayaan kesehatan diperlukan persiapan asuransi kecelakaan bagi mitra Grab Pekanbaru. Untuk itu, selaku penyedia Jasa Asuransi Umum milik Pemerintah yang diberikan amanah untuk menjalankan program perlindungan asuransi, PT.Jasa Raharja telah memiliki produk asuransi yang memberikan jaminan pembiayaan perawatan dan juga santunan meninggal dunia bagi mitra grab Pekanbaru yang mengalami kecelakaan. Inilah yang disampaikan oleh Kepala Cabang PT.Jasa Raharja M.Iqbal hasanuddin saat memberikan sambutan pada kegiatan Awal Bros Safety and Healty.

Namun M.Iqbal Hasanuddin juga memberikan penjelasan bahwa tidak semua kecelakaan dapat diberikan manfaat asuransi. Salah satu contohnya adalah kecelakaan tunggal yang menimpa artis sinetron di jalan tol, Jasa Raharja tidak bisa memberikan santunan. Santunan dapat diberikan apabila terjadi kecelakaan murni antara dua kendaraan yang mengakibatkan pengendera mengalami cedera ataupun bahkan meninggal dunia.Dimana dari kejadian tersebut, Jasa Raharja akan memberikan santunan hingga 20 juta rupiah kepada pengendara yang mengalami kecelakaan tersebut.

Berkenaan dengan resiko yang terjadi di jalan raya, Plh Kadit Kamsel Ditlantas Polda Riau, Kompol Reni Dewita mengharapkan kepada mitra grab pekanbaru untuk selalu mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berkendara. Salah satu hal yang terpenting adalah jangan lupa mempersiapkan SIM dan STNK kendaraan. Karena surat-surat ini sangat diperlukan apabila terjadi sesuatu pada diri pengendara.

Kompol Reni Dewita juga menjelaskan bahwa pada saat berkendara diharapkan kepada mitra grab pekanbaru tidak menerima telepon pada saat berkendara. Hal ini banyak dilakukan oleh mitra grab ataupun ojek online lainnya sehingga dapat membahayakan dirinya maupun pengendara lainnya. Untuk itu, diharapkan ketika menerima telepon ataupun orderan dari konsumen sebaiknya mitra grab dapat berhenti sejenak untuk menerima telepon tersebut.

Dalam kegiatan Awal Bros Safety and Healty, juga dilakukan simulasi dalam penanganan pertama dalam kecelakaan. Dimana dalam tahap awal korban kecelakaan dipindahkan ke posisi yang aman. Langkah selanjutnya cek respon dari si korban dengan memukul pundak sambil memanggil si korban dan meminta bantuan kepada masyarakat sekitar.

Bila tidak ada respon maka langkah selanjutnya adalah dengan melakukan pijat jantung dengan posisi tumit tangan diletakkan di dekat tulang jantung bawah dengan posisi lutut penolong sejajar dengan bahu penderita dan tangan tegak lurus. Lalu lakukan pijat dengan pola 10×3 hentakan ringan dan kemudian beri nafas buatan sebanyak 2 kali dengan jedah 5 detik. Dimana posisi kepala korban menengadah.

Setelah dilakukan nafas buatan lalu periksa denyut nadi yang terletak dileher korban. Bila tidak ada denyut nadi maka kembali pijat jantung. Bila nafas ada dan denyut nadi tidak ada maka tunggu bantuan medis dan segera larikan pasien/ korban ke klinik kesehatan ataupun rumah sakit terdekat.