Peresmian GAPURA RW.01 Jalan Tiung Kelurahan Tangkerang Tengah Sekaligus Sosialisasi Bank Sampah

oleh -1.220 views

Pekanbaru — Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si meresmikan GAPURA RW 01 dan sekaligus Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah BSI HLT, di RW 01 Jalan Tiung Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai, Selasa (16/11/2021).

Direktur Bank Sampah Induk Hijau Lestari Terus (BSI HLT), Zulkarnaini pada sosialisasi pembentukan bank sampah BSI HLT serta mensosialisasikan Bank Sampah di RW.01 di Jalan Tiung Kelurahan Tangkerang Tengah.

Dijelaskan Zulkarnaini, Bank sampah merupakan strategi untuk pengurangan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kinerja penanganan sampah sudah bisa mengurangi jumlah sampah di TPA, demikian disampaikan oleh Direktur
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut program gerakan bank sampah setiap RW di kelurahan harus memiliki satu unit bank sampah. juga gerakan nasional memilah sampah dari rumah kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK).

Disampaikan Zul permasalahan sampah ini bukan hanya pemerintah saja namun juga terkait individu masyarakat. Jadi hari ini kita bisa melihat masih banyak sampah-sampah yang bernilai ekonomis di tabung di bank sampah.

“Hari ini kita melihat potensi sampah di Pekanbaru cukup banyak apalagi penduduknya sama dengan konsumsi kebutuhan cukup banyak. kita mengetahui pemenuhan konsumsi masyarakat kota Pekanbaru semuanya dari bahan plastik, logam dan kara- kara bekas kemasan bila tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan kita, ” ujarnya

Kedepan gerakan bank sampah di tingkat RW ini sangat vital fungsinya bagi tata kelola persampahan di kota Pekanbaru.

Padahal manfaat dari bank sampah ini sangat banyak seperti pemberdayaan masyarakat yang bisa meningkatkan sekaligus membangun ekonomi di masa Pandemi saat ini.

Pekanbaru sudah level 2 dan kita sudah mulai kembali giatkan kegiatan ini, nah di Kelurahan Tangkerang Tengah ini sudah 11 RW dari total 21 RW. Dan untuk RW 01 ini yang ke 151 bank sampah untuk seluruh RW di Kota Pekanbaru.

Manfaat dari bank sampah itu adalah agar lingkungan terjaga, artinya sampah anorganik bisa di daur ulang, yang hari ini mungkin kita buang kita serak-serak kan padahal itu mempunyai manfaat ekonomi.

Jadi memang lingkungan bersih, dan juga pengolahan sampah organik dan organik anorganik bisa dikelola baik di kawasan rumah warga ataupun di TPA nantinya. Selanjutnya manfaatnya dan pemberdayaan takkan ada transaksi kan ada profit di pengurus dan juga masyarakat punya tabungan sampahnya yang walaupun bisa diambil dalam 3 bulan dan 6 bulan kan lumayan juga untuk manfaat ekonomi.
Keuntungan yang dirasakan oleh masyarakat dapat sekitar 150 ribu sampai 300 ribu per unit, diantara tabungan bank sampah dari masyarakat sekitar Rp.15,000 sampai dengan Rp.20.000.

“Bank sampah merupakan strategi dalam mengembangkan dan membangun kepedulian masyarakat agar dapat berkawan. Karena sampah bukan menjadikannya sebagai lawan, ” ungkap Direktur.

Camat Marpoyan Damai Junaidy, M.Si menyampaikan, bahwa kami atas nama pemerintah kecamatan menyambut baik atas peresmian gapura ini, ya memang ini adalah swadaya dari masyarakat setempat, dengan adanya gapura ini menandakan bahwa partisipasi masyarakat sangat tinggi untuk bagaimana wilayahnya mempunyai batas wilayah RW 01, jadi setiap orang masukkan jelas di RW 01 Kelurahan Tangkerang Tengah. Jadi memang ini bukan dalam arti sosok tidak, cuma ini sebagai masyarakat murni dan inilah harapan Kami selaku pemerintah, kalau mengharapkan dari dana dari pemerintah tentu kita banyak lagi pembangunan yang lebih penting. Dengan adanya ini sangat-sangat bersyukur dan terbantu juga pemerintah.

Bank sampah di Kecamatan Marpoyan Damai sudah 25 bank sampah, dan 6 tinggal tinggal lagi 2 Kelurahan yaitu Tangkerang Barat dan Maharatu. Dua kelurahan ini akan kita dorong untuk tetap adanya bank sampah, karena dalam rangka untuk membantu ekonomi masyarakat.

Vaksin lansia sudah hampir 50% dari target 60% keatas atau 70%. Kalau bisa lansia ini agak susah juga mengajak nya, karena memang lansia ini umur 60 tahun ke atas, tetapi ya mudah-mudahan dengan adanya acara ini kami pun juga ya setiap acara acara mengumumkan dan menghimbau.

Wakil Walikota Pekanbaru H. Ayat Cahyadi, S.Si bahwa wajib di vaksin bagi lansia, karena ini mendorong supaya PPKM level 2 menjadi level 1.

Lanjut Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, inilah bentuk partisipasi masyarakat yang diharapkan oleh pemerintah, karena kalau kita menunggu bantuan dari pemerintah kan susah juga, karena kita banyak lagi kebutuhan yang lain yang lebih besar dari pada kepentingan masyarakat.

Jadi harapan saya, bahwa di setiap RW ada pembangunan gapura sekaligus jalan dan ada juga namanya bantuan sembako kepada masyarakat, sumbangsih daripada masyarakat di RW.01, jadi ini merupakan untuk menumbuhkan bentuk kepedulian dari masyarakat itu sendiri di lingkungannya.

Ketua RW 01 Kelurahan Tangkerang Tengah Drs. H. Agustaman. AP., mengucapkan Alhamdulillah merasa bangga dan terharu sekali. Yang pertama sekali dukungan dari para masyarakat dan para donatur terutama dan tak kalah pentingnya dari pemerintahan baik Lurah, Camat sangat memberikan motivasi kepada kami sehingga dapat terbentuk nya gapura ini, yang mana kita ketahui bahwa laporannya sudah lebih dari 15 tahun terbengkalai dan tidak terlaksana. Dan Alhamdulillah pada tahun ini karena motivasi juga dari Anggota dewan yang sangat memberikan semangat pada kami Alhamdulillah terselesaikan dengan baik.

Gapura ini adalah suatu gerbang awal daripada masuk ke wilayah kami. Jadi setiap orang masuk ikonnya RW.01 inilah gapura icon daripada RW 01 nanti dihadapinya setelah masuknya terlihat lah langsung adanya Masjid dan MDTA.
Jadi kalau suatu daerah itu tidak ada gapuranya berarti dia RW tersebut tidak punya ikon. Ya mudah-mudahan dengan itu mereka ini tahu wilayah RW 01 Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai. Dengan terbengkalai gapura selama 15 tahun maka dibangkitkan lagi, dimana masyarakat banyak dan selalu mengejek dengan terbengkalai gapura ini dan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada kami mengapa pak RW ini kok bisa begini terus mari kita kerjakan dengan semangat itu Alhamdulillah ada proses pembangunannya, bisa kita lihat di sana bagaimana cara proses pembangunan dari awal sampai dana-dana yang kita kumpul itu memang sangat-sangat transparan ya mudah-mudahan, supaya masyarakat juga percaya Alhamdulillah, tanpa ada dukungan dari masyarakat tidak ada apa-apa tidak ada, apa-apa tidak ada. Pungkas Agus.