Pemko Pekanbaru wacanakan beri Linsos untuk Muballigh dan masyarakat miskin terdampak PPKM

oleh -214 views

Pekanbaru, Penerapan PPKM Level IV yang diperpanjang sampai tanggal 6 September 2021 sesuai dengan Surat Edaran Walikota nomor 19 tahun 2021 melanjutkan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 36 tahun 2021 ternyata juga berdampak kepada para Muballigh yang ada di kota Pekanbaru.

 

Hal ini sesuai dari isi Surat Edaran Walikota bahwa para Muballigh dilarang untuk melakukan ceramah, khatib jumat pada masa pelaksanaan PPKM Level IV. Padahal sebagian besar Para Muballigh ini menggantungkan hidupnya dari berceramah dan aktivitas kegiatan keagamaan lainnya.

Hal inilah yang diungkapkan oleh Asisten 1 Pemko Pekanbaru, Drs, H.Azwan, M.Si diselah kegiatan penerimaan bantuan sosial yang disalurkan oleh PT.Kino Indonesia, tbk, Rabu (25/08/21) di halaman Kantor MPP Pekanbaru.

Azwan menjelaskan bahwa Pemko Pekanbaru membuat suatu wacana untuk membantu para Muballigh yang terdampak penerapan PPKM Level IV agar mereka bisa menyambungkan hidupnya dan keluarga mereka sampai pembatasan kegiatan masyarakat ini berakhir.

Untuk menindaklanjuti wacana pemberian perlindungan sosial kepada para Muballigh ini, Pemko Pekanbaru sudah mulai mendata para Muballigh dengan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia.

Pemberian Linsos ini juga akan meminta bantuan dari Badan Zakat Nasional dan juga dari donasi-donasi yang diberikan oleh masyarakat.

Disamping pemberian perlindungan sosial kepada para Muballigh, Pemko Pekanbaru juga akan memberi perlindungan sosial kepada Kepala keluarga masyarakat miskin yang tetdampak Covid 19. Perlindungan Sosial ini direncanakan diberikan sebesar 1 juta rupiah selama mereka melakukan isolasi mandiri. Namun untuk manfaat dari bantuan ini apakah akan dibuat berupa sembako atau uang tunai masih dalam tahap pembahasan.

Untuk menyegerakan wacana perlindungan sosial, dalam waktu dekat Pemko Pekanbaru akan mengadakan rapat  untuk membuat Perwako tentang Perlindungan sosial ini. Dan Walikota pun sudah memberikan arahan kepada Sekda Kota Pekanbaru untuk membuat dan mempersiapkan anggaran dana nya melalui APBD Kota.

Azwan juga menjelaskan bahwa APBD Kota Pekanbaru saat ini banyak tergerus untuk penanganan Covid 19. Namun tidak menyurutkan Pemko Pekanbaru untuk tetap membantu masyarakat Kota Pekanbaru yang terdampak PPKM ini.