Pekanbaru Penuh Dengan Billboard, PMP Minta Pemko Tindak Tegas Yang Tidak Mengantongi Izin

oleh -117 views

Pekanbaru — Tumbangnya baliho jalan duyung memberikan rasa was was bagi masyarakat yang melintas didekat billboard. Rasa kuatir yang wajar karena billboard punya dimensi besar jika tumbang bisa membahayakan. Selain itu masyarakat juga mempertanyakan soal yang bertanggung jawab terhadap masalah yang ditimbulkan dari keberadaan billboard. Sebab sebagai contoh tumbangnya billboard dijalan duyung yang berakibat rubuh gapura belum ada yang bertanggung jawab pada kerusakan tersebut.

Adanya masalah ini juga turut jadi perhatian Teva Iris selaku ketua Pemuda Millenial Pekanbaru (PMP). Menurut teva iris Pemko perlu menginventaris kembali billboard yang ada di kota Pekanbaru. Untuk billboard yang tidak lagi punya izin agar dilakukan penertiban.

“Saat ini begitu banyak billboard yang bertebaran di seluruh pelosok kota Pekanbaru. Baik yang memiliki izin ataupun yang sudah tak berizin. Keberadaan billboard tersebut pada dasarnya sangat membantu Pemko dalam memberikan penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini bisa membantu untuk pembangunan kota Pekanbaru.

Namun Bappenda juga perlu melakukan inventaris terhadap keberadaan Billboard tersebut. Jangan sampai keberadaannya tidak punya kontribusi bagi kota Pekanbaru. Setiap billboard haruslah mempunyai izin untuk menambah PAD.”

“Bappenda perlu melakukan tindakan tegas buat Billboard billboard yang kini bertebaran di kota Pekanbaru. Bagi yang tidak punya izin harus dilakukan tindakan tegas agar tidak mengganggu. Jangan sampai keberadaan billboard hanya keuntungan sepihak pengusaha saja dan Bappenda seakan tutup mata dan pembiaran. Seharusnya Bappenda sudah bisa tahu mana mana billboard yang punya izin atau tidak. Jangan sampai Bappenda yang punya kewajiban menindak hal tersebut tapi tidak tahu billboard bilbor yang tidak punya izin. Sebab tugas dispenda bukan hanya dibalik meja tapi juga harus terjun langsung kelapangan.”

“Jika nanti saat inventaris dilapangan Bappenda bekerja sama dengan Satpol PP bisa melaksanakan tindakan tegas dengan memotong atau menertibkan billboard billbor ilegal. Jangan sampai keberadaannya hanya jadi pengrusak pemandangan dan juga bisa memberikan musibah bagi lingkungan sekitar. Baik itu kerusakan pada kendaraan atau pun orang yang melintas. Sebab sudah banyak kini tiang tiang billboard yang keropos tampa ada renovasi. Apalagi saat ini Pekanbaru sering menghadapi cuaca ekstrim.”

“Belum lagi masalah yang ditimbulkan Billboard belum ada sanksi bagi pemilik billbord. Selama ini terlihat efek dari tumbangnya billboard tidak pernah ada yang bertanggung jawab. Seperti yang terjadi dijalan duyung.Billboard telah mengakibatkan gapura jalan duyung rubuh. Namun hingga 4 bulan lebih roboh belum juga dilakukan perbaikan oleh pemilik billboar. Padahal saat itu Kalaksa BPBD sudah berjanji akan ada perbaikan oleh pemilik billbaord. Janji yang kini hanya tinggal janji tanpa ada realisasi.”

“Sudah saatnya Bappenda membuat regulasi yang tegas. Agar apapun yang timbul dengan keberadaan billboar punya aturan yang jelas. Baik itu izin ataupun sanksi bagi pemilik billboad.Hal ini agar nantinya keberadaan billboard bukan hanya punya kontribusi bagi PAD dan pengusaha namun juga tidak akan membuat kerugian bagi masyarakat.”.