Ziarah Ke Makam Bung Karno, Menteri Suharso Minta Generasi Muda Meneladaninya

oleh -194 views

Blitar – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa melakukan ziarah ke makam Presiden Republik Indonesia pertama Ir Soekarno yang berlokasi di Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (1/10/2021).

Kunjungan ini juga sekaligus momen untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

Selain mengunjungi makam, Menteri juga menelusuri perpustakaan Bung Karno yang dibuka pada 3 Juli 2004.

Menteri Suharso terlihat didampingi sang isteri, yang juga merupakan Anggota DPR RI Fraksi PPP.

Dalam ziarah tersebut, turut hadir Walikota Blitar, Sekretaris Daerah beserta jajarannya.

Acara dimulai dengan do’a dan tawasul yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.

“Alhamdulillah pada siang ini, kita bisa ziarah di makam proklamator kemerdekaan Indonesia, Ir Soekarno, dalam keadaan sehat tanpa ada yang kurang apapun. Mudah-mudahan ziarah kita ini benar-benar mendapat ridho Allah SWT, membuahkan keberkahan bagi kita, keluarga kita juga bangsa dan negara kita, dan sekecil apapun yang kita lakukan ini mudah-mudahan menjadi sebab yang kuat Allah memuliakan kita semua,” ujar tokoh agama yang memimpin do’a.

Menteri beserta isteri juga terlihat menyiramkan air dan menaburkan bunga ke makam Presiden Soekarno setelah pelaksanaan do’a.

Sebelum meninggalkan makam, Menteri menerima wawancara sejumlah wartawan.

Dalam kesempatan itu, Menteri menegaskan bahwa kunjungannya adalah untuk berziarah.

“Saya hadir dan lihat perkembangan dari tempat ini. Mudah-mudahan generasi Indonesia kedepan banyak belajar dari apa yang telah dilakukan oleh Bung Karno, khususnya ketika beliau berjuang memerdekakan bangsa dan negara kita dari kolonialisme,” ujar Menteri Suharso.

“Bagaimana cita-cita Bung Karno agar Indonesia bisa dikenal dan diperhitungkan dunia, beliau ingatkan generasi muda harus menguasai ilmu pengetahuan, makanya beliau mengatakan kita bukan hanya perlu kenyang, tetapi kita juga perlu mimpi. Lalu beliau bilang, gantungkanlah cita-citamu setinggi langit, jadi maksudnya supaya kita punya keinginan yang rasional,” pungkasnya. (*)