Tepis Berita Hoax, Serka Musmuliadi Sebut Dirinya Beserta Keluarga Aman Setelah Divaksin

oleh -235 views

Agam – Sebagai upaya untuk penanganan dan mengakhiri Pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi terus melaksanakan Vaksinasi Massal, yang didukung oleh Aparat TNI dan Kepolisian setempat.

Pelaksanaan Vaksinasi Massal yang dilaksanakan pada Senin (23/08/21) bertempat di Puskesmas Mandiangin Kecamatan Mandiangin Koto Selayang Kota Bukittinggi, kegiatan tersebut didampingi langsung oleh Babinsa Koramil 01/Bukittinggi Kodim 0304/Agam Serka Musmuliadi.

Selama ini Serka Musmuliadi menyebutkan selalu menerima keluhan dari beberapa warga akibat banyaknya berita hoax di media sosial, diantaranya adalah rasa takut pada efek samping yang nantinya ditimbulkan setelah vaksin.

Serka Musmuliadi juga akan berupaya menyiapkan dirinya untuk sengaja mendampingi kegiatan vaksinasi dan memberikan edukasi dalam meyakinkan warga akan pentingnya vaksin.

“Kepada masyarakat itu cuma sekedar berita hoax yang ada di luar sana. Jadi masyarakat Kota Bukittinggi tidak perlu mendengarkan berita hoax seperti itu. Saya kemarin Tahap I dan Tahap II, setelah di vaksin di Kodim sementara tidak ada apa-apa. Dan istri saya pun, sudah divaksin juga, tahap I, tahap II di Kodim, dan juga tidak ada apa-apa, tidak ada keluhan. Habis vaksin pun normal-normal aja. Dan nafsu makan makin meningkat,” kata Serka Musmuliadi.

Selain itu dikatakan juga oleh Serka Musmuliadi bahwa Vaksinasi Covid-19 sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 dan memberi kekebalan bagi tubuh.

“Masyarakat Kota Bukittinggi rata-rata sudah banyak yang divaksin. Dan saya beritakan juga kepada masyarakat, bahwasanya vaksin itu tujuannya untuk mencegah dan memberi kekebalan bagi tubuh kita. Ini tadi saya lihat di lapangan untuk vaksinasi di Puskesmas Mandiangin, rata-rata antusias masyarakatnya,” tutur Serka Musmuliadi.

Serka Musmuliadi menghimbau masyarakat agar tidak termakan informasi hoax yang menyatakan vaksinasi dapat menyebabkan efek seperti lumpuh, kematian, cacat dan apapun seperti yang diberitakan di medsos.

Menurutnya masyarakat harus bersyukur karena saat ini Pemerintah masih mendanai biaya vaksinasi, sebagai bukti bahwa Pemerintah melindungi warga masyarakatnya.

Lebih lanjut Serka Musmuliadi mengatakan, dengan terlaksananya Vaksinasi Covid-19 diharapkan masyarakat kembali bisa hidup normal tanpa rasa khawatir, namun tetap harus mengedapkan Protokol Kesehatan.

“Harapan kita agar seluruh masyarakat bisa mendapatkan vaksin ini sehingga mereka dapat menjalani aktivitas tanpa harus merasa khawatir, walaupun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.