Tekan Angka Penyebaran Covid-19, Tim Yustisi Gabungan Tenayan Raya Tegakkan Disiplin Protokol Kesehatan

oleh -348 views

Pekanbaru – Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang SIK, SH, MH bersama Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti S.STP melaksanakan operasi yustisi dan pemburu teking Covid-19 tentang penerapan protokol kesehatan bagi masyarakat pada Sabtu (24/04/21) Malam.

Sinergitas antara Polri dengan pemerintah ini juga didukung penuh oleh personil TNI dari Koramil 04/LPH dan satuan Polisi Pamong Praja yang sedianya akan memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran dari pemerintah.

Sebelum menjalankan aksi operasi yustisi tersebut, tim satgas gabungan melaksanakan apel di halaman Mapolsek Tenayan Raya sembari mendengarkan arahan dan bimbingan dari Kapolsek dan Camat di lapangan nantinya.

Selama menjalankan operasi yustisi tersebut, Kapolsek Tenayan Raya mengatakan bahwasanya terdapat 3 (tiga) unit kendaraan yang mengangkut tim satgas gabungan dalam menyisir pusat-pusat keramaian atau tempat nongkrong warga.

Dalam apelnya, Kapolsek juga meminta kepada tim satgas agar dapat mengedepankan sikap humanis dan menghindari sikap arogan yang akan menimbulkan kegaduhan maupun kontak fisik.

Tiba saatnya pelaksanaan operasi yustisi, rombongan tim satgas melakukan perjalanan dimulai dari menyisir Jalan Sepakat hingga nantinya berakhir di Jalan Bukit Barisan.

Secara perlahan dan tenang, tim satgas yang dipimpin oleh Kapolsek Tenayan Raya tersebut mendapati masyarakat yang sedang makan dan nongkrong di warung sate, warung mieso, warung nasi goreng, warung bakso, bengkel motor, dan terakhir tempat game warnet.

Namun di sasaran terakhir yakni Game Warnet, tim satgas gabungan sempat melakukan tindakan tegas berupa pembubaran remaja yang sedang bermain game online dan pengangkatan puluhan kursi untuk dilakukan penyitaan sementara.

Dalam hal ini, Kapolsek Tenayan Raya AKP Manapar Situmeang membenarkan kejadian yang mengambil sikap tegas tersebut.

“Kami melakukan tindakan ini berdasarkan perintah dari pimpinan agar dapat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menyebabkan timbulnya keramaian. Namun, untuk warnet yang sama-sama kita saksikan tadi, sudah hari yang kedua diberikan peringatan berupa lisan dan tertulis, tetapi tidak digubris oleh pelaku usaha. Maka kami ambil sikap tegas dengan mengangkat puluhan kursi warnet tersebut,” urai Kapolsek.

Sementara itu menurut Kapolsek, terhadap masyarakat yang dijumpai tidak mengindahkan protokol kesehatan Covid-19, seperti tidak menggunakan masker dan melakukan kumpul bersama telah diberikan himbauan hingga teguran tertulis.

“Dalam aksi operasi yustisi gabungan tersebut, kita telah melayang surat teguran sebanyak 60 lembar kepada masyarakat yang berkumpul dan tidak menggunakan masker. Kita data dan catat identitasnya melalui KTP mereka, apabila masih berbuat sesuai data yang kita pegang, maka kami tidak akan segan-segan memberikan sikap yang lebih tegas lagi,” tutup Kapolsek Tenayan.

Ditempat yang sama, Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti S.STP menyampaikan apresiasinya kepada pihak Polsek, Koramil, dan Satpol PP yang telah menjalankan tugas dengan tegas dalam mengawal pelaksanaan instruksi dari Wali Kota Pekanbaru No. 003.2/DPMPTSP/582/2021.

“Instruksi Wali Kota tentang pelaksanaan kegiatan-kegiatan selama bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 ditengah pandemi wabah Covid-19 di kota Pekanbaru telah kita laksanakan melalui operasi yustisi gabungan malam ini. Dan hasilnya kita dapati masih banyak masyarakat yang belum sadar akan bahaya wabah Covid-19, dilihat dari banyaknya surat teguran yang telah dilayangkan atau diberikan kepada masyarakat,” ujar Camat Indah.

Bahkan saking geramnya melihat warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan tersebut, Camat Wanita yang dikenal energik ini meminta kepada pihak Polri, TNI, dan Satpol PP agar selalu melakukan operasi yustisi gabungan setiap harinya.

“Ini demi kesehatan dan keselamatan diri kita semua, karena yakinlah wabah Covid-19 masih tetap terus ada dimana pun dan kapan pun bisa menyerang tubuh kita. Kita tidak ingin lingkungan kecamatan Tenayan Raya yang kita cintai ini masuk dalam kriteria zona merah. Maka saya memohon kepada masyarakat agar tetap selalu memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah,” pesan Camat indah.

Terakhir usai kegiatan, Kapolsek dan Camat Tenayan Raya meminta kepada para pelaku usaha makanan yang buka pada malam hari agar dapat melakukan penjualannya dengan cara take away atau pesan dibawa pulang.

“Kami menyarankan agar para pembeli untuk tidak makan ditempat, karena hal ini akan mengurangi aksi kumpul-kumpul yang tidak bermanfaat. Dan tentunya dapat menekan angka penyebaran wabah Covid-19 di lingkungan sekitar,” tutup Camat Indah didampingi oleh Kapolsek Tenayan Raya.

Selama pelaksanaan kegiatan operasi yustisi tersebut berlangsung aman dan terkendali. *(mrz)