Raih IPK Cum Laude (3,90) Sang Ayah Gantikan Wisuda Anaknya yang Meninggal Dunia

oleh -338 views

NSKNEWS.com,Pekanbaru – Begitu naasnya nasib sang Mahasiswi asal kampus UIN Alauddin, Makassar meninggal dunia sebelum waktunya wisuda. Prosesi wisuda A Musdalifa Arif berusia 20 Tahun, Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Humaniora, Kampus UIN Alauddin, Makassar, harus digantikan oleh Ayahnya. Di karenakan sang Anak meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal setelah menjenguk temannya di Kabupaten Bulukumba pada Mei 2020.

Sungguh terharuh, Musdalifa yang meninggal dunia beberapa bulan sebelum diwisuda, sudah menyiapkan pakaian wwisudanya. “Musdalifa dikenal sebagai mahasiswi yang aktif dan ceria selama proses belajar-mengajar di kampus. “Kesehariannya ceria, aktif berorganisasi. Sejak ketemu di jurusan, pasti teriak memanggil orang.”  Ujarnya salah satu rekan Musdalifa sesama mahasiswi, Dian Purnama Sari, yang juga begitu dekat dengan almarhumah semasa hidupnya.

Dia menjelaskan Musdalifa merupakan mahasiswi yang tekun dan selesai kuliah lebih cepat. Musdalifa juga sangat serius mengurus skripsi hingga menyiapkan baju jelang hari wisudanya nanti.

“Kebetulan kemarin kepengurusan skripsi dari pagi sampai sore nanya pakai baju apa nanti pakai baju apa. Cukup kenal (Musdalifa). Pesannya sih dia salah satu orang yang mau selesai kalau dari awal sampai terakhir,” Timpalnya.

Sang ayah Muh Arif Bochari yang berusia 50 tahun, tak berhenti meneteskan air mata pada saat mewakili wisuda putrinya yang meninggal dunia. Sang ayah mengatakan putrinya itu bercita-cita melanjutkan studinya di Kediri, tetapi takdir berkata lain. Ia bahkan akan memberi tempat spesial kepada kedua orang tuanya pada hari wisudanya nanti. Ujar Sang ayah “Muh Arif Bochari”

Beberapa waktu yang lalu, sehendak wisuda, Musdalifa mengatakan kepada sang Ayah bahwa ia rencana selepas dari Kediri akan mengambil S2. Musdalifa  juga pernah mengatakan kepada sang Ayah bahwa ia akan menempatkan  kedua orang tua-Nya di tempat VIP ketika wisuda nanti,” Terang sang Ayah “Bochari di kampus UIN Alauddin

Setelah mendapatkan Ijazah dengan predikat cum laude, dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,90. Sang ayah mengaku sedih dan merasa terharuh sekali. “Bersedih sih dan saya anggap ini terharulah karena nilai anak saya alhamdulillah 3,90. Itu cum laude dia,” Ujarnya

Pada saat pengambilan Piagam dan Ijazah dari Rektor UIN Alauddin-Makasar, sang Ayah menangis hingga tak terbendung Tangis  dihadapn rektor. Tangisnya begitu terseduh ketika turun dari panggung wisuda dan Tamu yang hadirpun ikut meneteskan air mata.

Sumber Berita : News.detik.com
Sumber Poto : Ibnu Munsir/detikcom
Editor : NSKNEWS.com