Pj Walikota Pekanbaru Muflihun Membuka Secara Resmi Pelatihan BLK Komunitas Yayasan Wakaf Al-Fikri

oleh -80 views

Pekanbaru — Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun berharap Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Yayasan Wakaf Islam Al Fikri di Jalan Merak, Kelurahan Tangerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai. Rabu (30/11/2022).

“Kehadiran BLK ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran di wilayah setempat khususnya dan Kota Pekanbaru umumnya,” ujar Muflihun usai membuka kegiatan pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Yayasan Wakaf Islam Al Fikri

Pj Walikota mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memang membutuhkan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan kepada pencari kerja.

“Angka pengangguran cukup tinggi di Pekanbaru. Kehadiran BLK ini salah satu upaya mengurangi pengangguran,” ujar Muflihun.

Diharapkan para peserta yang mengikuti pelatihan bisa mengikutinya dengan sungguh-sungguh. Sehingga setelah selesai pelatihan, ilmunya bisa bermanfaat.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Al Fikri selaku pemilik BLK ini. Yayasan ini dibina oleh Hendri Munief. Beliau memang dikenal peduli pendidikan dan ketenagakerjaan,” ungkap Muflihun.

Pembina Yayasan Wakaf Islam Al Fikri Riau Hendri Munief mengatakan untuk hari ini pihaknya melaksanakan pelatihan Multimedia, khususnya videografi. BLK Komunitas Al Fikri ini memiliki spesifikasi workshop Multimedia. Dasar pertimbangan dibangunnya BLK Multimedia ini karena bisnis online memang sangat luar biasa.

“Kami melihat UMKM yang ada di Riau ini perlu sentuhan digitalisasi. Makanya, kami berikan tambahan keahlian terkait multimedia,” ujarnya.

Hari ini, pelatihan perdana bagi pencari kerja merupakan program Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) yang didukung oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau dan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pekanbaru. Peserta BLK pada periode pertama ini sebanyak 16 orang.

“Kami berharap program yang hanya dua kali dalam setahun bisa ditingkatkan dengan menggandeng berbagai pihak,” jelas Hendri Munief