Melalui Kuasa Hukumnya, Aldo dan Raihan Mengajukan Praperadilan Tuntut Rasa Keadilan

oleh -1.441 views

Pekanbaru, – Terkait perselisihan seorang anggota DPRD kota pekanbaru dari partai golkar berinisial  IYS, Aldo dilivio fernandes dan Raihan Jeri Januar merasa diperlakukan di luar prosedur oleh pihak kepolisian,  melalui kuasa hukumnya Suharmansyah, S. H., M. H mengajukan praperadilan.

“Secara hukum kami melihat ada kesalahan prosedur yang dilakukan pihak kepolisian, apa yang dialami oleh Aldo dan Raihan merupakan korban salah tangkap dan salah tahan, maka dari itu kami mengajukan praperadilan”. Kata Advokad Suharmansyah, S. H.,M.H dihadapan awak media saat melakukan konferensi pers di Lingkungan Kantor Firma hukum semua orang. Jalan pelangi pekanbaru, Kamis (4/11/21)

Suharmansyah mengatakan sebelum penetapan tersangka kepada Aldo dilivio fernandes dan Raihan jeri januar pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada polresta pekanbaru untuk dilakukan gelar perkara sekaligus rekonstruksi perkara. “namun sayangnya polisi tidak menggubris surat kami, malah menetapkan kedua anak ini sebagai tersangka” Tandas nya.

Advokad Dari Kantor Firma Hukum Semua Orang itu mengatakan, Kalaulah saat itu penyidik mengabulkan permohonannya untuk mengadakan gelar perkara Sekaligus rekonstruksi terhadap perkara ini mungkin bisa nampak titik terangnya,  karena visum ini akan kita cocokkan didalam gelar perkara

” Kita ingin tau dulu lukanya karena apa? Kena sabetan parang, atau kena batu, atau kena apa?  Kalau kena batu, siapa yang melempar?  Kita kan harus mencari kepastian hukum,  kalau kena parang, siapa yang mengayunkan parang? Orang berhadapan kenapa kena parang nya dibelakang” Tanya suharmansyah heran.

“Makanya kemarin waktu sidang ibu ida menyampaikan yang melakukan itu yang berbaju hitam dan berbaju merah, dia tidak ada menyebutkan nama nama kedua anak ini”. Kata suharmansyah.

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan sidang prapid, kedua anak ini pernah didatangi oleh Ibu IYS  di ruang tahanan polresta pekanbaru pada malam hari.

” saya punya anak juga, kalau terjadi kepada anak saya, tentu saya sedih,  untuk itu saya akan mencabut perkara, dengan syarat suruhlah orang tua kalian datang ke saya ucap Suharmansyah menirukan apa yang pernah disampaikan IYS Kepada Aldo dilivio fernandes dan Raihan jeri januar.

Bukan hanya saat itu saja, suharmansyah mengatakan, IYS kembali mendatangi Kedua kliennya beberapa hari kemudian di suatu ruangan,  dan kedua anak ini di bond ( dibawa keluar).

Hal itu dibenarkan oleh Aldo dilivio fernandes ” Kami dibawa keluar ke ruangan kasat, disana sudah ada ibu IYS dan penyidik, saat kami disuruh bicara, kami direkam kamera dan banyak kamera yang merekam kami, yang merekam kami orang dari kepolisian, dan didalam ruangan itu ada sekitaran 7 orang dengan kami.l” Katanya kepada awak media

“Karena kami bersikukuh harus melalui pengacara kami, makanya kami di balikan lagi ke sel kami,  kami mencoba meminjam HP milik bapak polisi untuk menghubungi orang tua kami, tapi tidak bisa, kata bapak polisi kami sudah cukup umur untuk memutuskan” Kata aldo sembari di amini oleh Raihan jeri januar dengan menganggukkan kepalanya.

Dijelaskan oleh aldo, bahwa ia tidak pernah bersentuhan fisik dengan anak ibu IYS ketika terjadi percekcokan kemarin, malah kata dia “saya jumpa dengan anak ibu IYS di cafe raja kopi, disana ada ibu IYS dan suaminya, pak RT dan Pak Haris Kampai.

” Jadi tidak benar kalau saya melakukan seperti yang disangkakan kepada kami berdua”  Kata Aldo menegaskan.