Kunjungi Kota Bukittinggi, Menparekraf RI Sandiaga Uno Kagumi Pesona Jam Gadang

oleh -354 views

Agam – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Menparekraf RI) Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., beserta rombongan pada Kamis (22/04/21) melakukan kunjungan kerjanya ke wilayah kota Bukittinggi.

Bersama dengan Menteri Sandiaga Uno, terlihat rombongan yang terdiri dari Staf Khusus Menteri Yuga Sugama Aden, Ajudan Menteri Parekraf/Kepala Baparekraf Raden Bimo, Tenaga Ahli Menteri Fachreza Sandi Putra, Sub Koordinator TU Menteri Fachrul Rozi Asisten Menteri Parekraf Made Gita Pitaloka, Asisten Menteri Parekraf Hanifan Fuadi, dan Pengawal Pribadi Menteri Parekraf Bimo Satrio.

Sementara itu, Menteri Parekraf RI beserta rombongan dalam kunjungan kerjanya dalam rangka peninjauan wisata kota Bukittinggi yang didampingi oleh Wakil Gubernur Provinsi Sumbar Ir. Audy Joinaldi, Spt., M.M.Ipm.,ASEAN., Eng, Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, S.H, Dandim 0304/Agam Letkol Arh. Yosif Brozti Dadi, SE, M.Tr, Kapolres Bukittinggi diwakili oleh Kasat Sabhara Polres Bukittinggi Iptu Asril, Kajari Kota Bukittinggi Sukardi, S.H, M.H, Wakil Walikota Bukittinggi H. Marfendi Dt. Basa Balimo, Anggota DPR RI dari fraksi Gerindra H. Andre Rosiade, Anggota DPR RI dari fraksi Gerindra Ade Rizki Pratama, SE, M.M, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi Drs. H. Supradia, M.Si, dan seluruh SKPD pemerintah kota Bukittinggi.

Kunjungan kerja Menteri Sandiaga Uno beserta rombongan diawali dengan melakukan Peninjauan Obyek Wisata Pelataran Jam Gadang Kota Bukittinggi pada Pagi Kamis (22/04/21).

Kemudian melakukan peninjauan Obyek Wisata Panorama Lobang Jepang, dan pada pukul 10.19 WIB Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno beserta rombongan melanjutkan peninjauan UMKM Sanjai Limpapeh Desa Wisata Manggih Ganting Kecamatan MKS Kota Bukittinggi serta melihat langsung proses pembuatan Sanjai serta alat yang digunakan oleh para pekerja UMKM Sanjai Limpapeh.

Usai melakukan peninjauan, Menparekraf RI Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A., mengatakan Kota Bukittinggi merupakan a must stop yang artinya suatu perhentian yang tidak tertulis.

“Jadi apabila kita berkunjung ke Sumbar harus mengunjungi dahulu kota Bukittinggi. Hal ini telah banyak disampaikan oleh para rekan-rekan Menteri, pejabat dari DKI maupun penguasa dari pusat selalu wajib berkunjung kesini (Bukittinggi, red),” ujar Menteri Sandiaga Uno.

Menteri Sandiaga Uno juga mengatakan berangkat dari Jakarta sengaja membawa rekan-rekan dari perkraf, agar nantinya beberapa produk ekonomi kreatif dapat dikemas sebagai bagian mewujudkan Provinsi Sumatera Barat sebagai gastronomi Indonesia.

“Space of the world, Sumatera Barat banyak memiliki peluang untuk direalisasikan. Maka kami juga mengikut sertakan rekan investor dan telah melakukan pertemuan sehingga nantinya iven pariwisata dapat memulihkan perekonomian,” jelas Sandiaga Uno.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini pun terkesima dengan pesona arsitektur bangunan Jam Gadang yang sangat iconic bagi kota Bukittinggi.

“Penempatan Jam Gadang sangat luas biasa indahnya, karena memiliki view yang cantik dimana kemegahan Gunung Merapi dan Gunung Singgalang dapat kita lihat dengan jelas. Dan kedepannya nanti akan diviralkan sensasi naik jam gadang,” ujar Menparekraf RI.

Terakhir Sandiaga Uno berpesan kepada masyarakat Sumatera Barat khusus warga kota Bukittinggi mengatakan bahwasanya Pemerintah telah mengambil keputusan yang tegas anjuran untuk meniadakan mudik.

“Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dalam bingkai P3KM dalam skala mikro yang diatur dan diawasi oleh kepala daerah. Dan destinasi akan dapat menyiapkan kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan,” tutup Menparekraf RI.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, S.H mengatakan dengan kedatangan Menparekraf RI diharapkan dapat menjadi semangat agar kota Bukittinggi menjadi perhatian serius oleh pemerintah pusat dalam pengembangan objek-objek pariwisata serta meningkatkan dan mengoptimalkan ekonomi kreatif masyarakat kota Bukittinggi.

“Beberapa infrastruktur telah kami sampaikan kepada Bapak Menteri, salah satunya yaitu gedung pertemuan berstandar internasional. Dan diharapkan dengan kedatangan Bapak Menteri beserta rombongan kesini dapat mempromosikan Wisata Kota Bukittinggi serta merekomendasikan untuk menjadi tempat pertemuan tingkat nasional,” ujar Walikota Bukittinggi.

Walikota juga menyampaikan terdapat beberapa proposal yang telah disampaikan kepada Kemenparekraf RI agar nantinya kota Bukittinggi yang menjadi generator yang sebelumnya hanya beberapa jam menjadi sampai dengan jam 12 malam.

“Mudah-mudahan segala pemerintah kota Bukittinggi dapat lebih segera terealisasikan, sehingga nantinya pariwisata disini tetap menjadi kebanggaan Indonesia,” tutup Walikota Bukittinggi. *(mrz)