Kemegahan Masjid As Sajadah, Sebagai Tempat Digelar MTQ Kecamatan Tuah Madani

oleh -68 views

Pekanbaru, nsknews.com – Untuk pertama kalinya, Masjid As Sajadah yang bertempat di Jalan Kubang Raya dipercaya sebagai tempat pelaksana kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kecamatan Tuah Madani tahun 1444 H/2023 M.

Masjid yang menjadi kebanggaan bagi masyarakat disekitar tersebut, ternyata keunikannya sangat diminati juga oleh banyak orang dan singgah untuk beribadah, yang datang baik dari luar kota Pekanbaru.

Dari posisi tempat Masjid tersebut sangat strategis, karena berada di tepi jalan besar lintas utara dengan memiliki lahan parkir luas baik didalam maupun diluar perkarangan masjid.

Ketua Yayasan As Sajadah Ustadz Afdal mengatakan Masjid tersebut sangat mudah diingat semua orang, karena menurutnya masyarakat yang melintasi Jalan Kubang Raya tersebut hanya mengenal dua tempat, yakni Hotel Madani dan Masjid As Sajadah.

“Kenapa masjid ini sangat dikenal hingga membekas dipikiran masyarakat, karena desain grafis bangunannya menggambarkan seperti orang sedang sujud. Yang mana arsitekturnya sudah berpengalaman bernama Dedi Anwar, diantara hasil karyanya yakni Masjid Al Firdaus di Perkantoran Walikota Tenayan Raya,” ujar Afdal pada Rabu (25/01/23).

Disamping bidang keagamaan, Yayasan As Sajadah juga berperan penting memajukan dunia pendidikan, salah satunya yaitu keberadaannya Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) As Sajadah yang berada disamping Masjid As Sajadah Jalan Kubang Raya.

“Untuk saat ini merupakan siswa perdana, baru satu semester belajar di sekolah SMP IT As Sajadah ini. Mereka kita ajarkan budaya etika khidmat yaitu sopan dalam berbicara bertemu dan melayani orang, sesuai ajaran Nabi Muhammad saw,” jelas Afdal.

Pada awal mulanya, Afdal menceritakan bahwa pada tahun 2015 lalu orang tuanya bernama H. Idrus mulai membuat rumah, namun karena kecintaan kepada Allah swt ia meminta kepada pendesain dan pemborong proyek bangunan untuk nantinya bisa membangun rumah sama dengan nilai masjid tersebut.

“Setelah selesai semuanya, pada tahun 2015 lalu Yayasan As Sajadah sudah terdaftar di Kemenkumham RI. Dan di tahun 2022 keluar izin operasional SMP IT, lalu di awal bulan Januari sampai 2022 kita buka lowongan pekerjaan profesi guru, sekaligus langsung penerimaan pendaftaran siswa didik baru tahun ajaran 2022/2023,” ungkap Afdal.

“Adapun visi misi SMP IT As Sajadah ini adalah membangun sekolah yang bagus serta berkualitas dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, tidak murni pada bisnis oriented,” imbuhnya.

Untuk tahun pertama, penerimaan siswa didik baru menurut Afdal diberikan kemudahan dengan tidak perlu membayar uang masuk, uang pembangunan, dan uang buku namun hanya membeli pakaian seragam sekolah.

“Namun berbeda untuk tahun kedua saat ini dikenakan biaya pendaftaran, tapi harganya masih terjangkau bagi masyarakat dengan fasilitas kelas full AC. Cukup membayar biaya pengembangan pendidikan, dan 30 orang pendaftaran pertama kita berikan diskon 50 persen,” jelasnya kembali.

Terakhir kepada pemerintah kota Pekanbaru khususnya Kecamatan Tuah Madani, atas nama Yayasan As Sajadah menyampaikan rasa terimakasih karena sudah mempercayakan tempat kegiatan MTQ tingkat Kecamatan tahun 2023.

“Kita berharap juga agar pemerintah masih terus memperhatikan Yayasan As Sajadah ini, karena kita juga telah membantu mencerdaskan anak bangsa sesuai yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang. Bukan hanya pengetahuan, tapi kami ajarkan juga intelektual keimanan dan kecerdasan emosional spiritual anak juga,” tutupnya sembari berpesan bahwa tidak ada solusi di kehidupan bermasyarakat selain kembali kepada ajaran agama. *(mirza)