Kelurahan Kampung Baru Menjadi Percontohan Kampung Tertib Berlalu Lintas Di Kota Pekanbaru

oleh -412 views

Pekanbaru – Tim Direktorat Keamanan dan Keselamatan (Ditkamsel) Korlantas Polri pada Rabu (07/04/21) Pagi melakukan kunjungan kerjanya di wilayah kota Pekanbaru dalam menentukan pencanangan suatu tempat yang akan dijadikan Kampung Tertib Berlalu Lintas.

Bertempat di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Senapelan, satuan tim yang dipimpin oleh Kasi Dikpen Subdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri AKBP Arief Bahtiar SIK MM beserta rombongan mengecek langsung kesiapan dan kelayakan kondisi ruas jalan untuk mendukung salah satu program presisi Kapolri yakni berdisiplin dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.

Menurut AKBP Arief Bahtiar SIK, MM kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi serta mensosialisasikan dan membangun kesadaran atau kepekaan tentang tertib berlalu lintas.

Sehingga nantinya, menurut Arief upaya ini dapat diterapkan dan dijalankan oleh masyarakat dari usia dini hingga dewasa apabila melakukan aktifitas bepergian di jalan dapat mematuhi peraturan lalu lintas.

“Upaya dan keinginan kita ini dapat terwujud apabila kerjasama masyarakat dan pihak kepolisian berkomitmen untuk selalu mendisiplinkan diri dalam berkendaraan dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Arief.

Ia juga menjelaskan, untuk ketentuan suatu Kampung Tertib Berlalu Lintas terdapat kelengkapan sarana dan prasarana pendukung jalan, seperti rambu-rambu, marka jalan, trotoar jalan, dan tempat penyeberangan jalan.

“Dan untuk memberikan pemahaman pentingnya keselamatan selama dalam perjalanan, kampung tertib berlalu lintas ini juga memiliki fasilitas pendukung yaitu tempat bermain anak, perpustakaan, tempat pertemuan, dan lainnya dalam memberikan informasi-informasi kepada masyarakat,” urai Arief.

“Termasuk juga perlunya dukungan dari masyarakat dalam berdisiplin melengkapi surat-surat kendaraan dan juga selalu menggunakan helm, serta menggunakan safety belt dalam berkendaraan,” tambahnya.

Namun sebelum dimulai pencanangan kampung tertib berlalu lintas ini, tim Ditkamsel Korlantas Polri juga telah meminta kepada satlantas dan dinas perhubungan di daerah tersebut untuk dapat melengkapi sarana dan prasarana pendukung, agar masyarakat dapat lebih mengetahui tentang peraturan lalu lintas.

“Kami juga akan memberikan dan mendistribusikan buku pendidikan lalulintas kepada sekolah-sekolah dengan materi kurikulum PPKn bagi kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA,” tutup AKBP Arief Bahtiar SIK, MM.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Pekanbaru Kompol Anindhita Rizal SH, SIK melalui Kanit Dikyasa Iptu Kamaludin mengatakan dalam menyukseskan program kampung tertib berlalu lintas nantinya akan menurunkan beberapa personil satlantas

“Secara bergantian personel anggota satlantas Polresta Pekanbaru akan selalu menyambangi serta melakukan pemantauan dan saling berkoordinasi dengan anggota dan pengurus kampung tertib berlalu lintas yang sudah ditentukan orangnya,” ujar Iptu Kamal.

Ia juga menyebutkan dalam pelaksanaan penertiban berlalu lintas tetap mengedepankan upaya persuasif dengan cara memberikan pemahaman dan edukasi terkait keselamatan diri selama berkendaraan.

“Apabila kita jumpai masyarakat yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas akan kita berikan himbauan dan teguran langsung. Dan teknisnya kita juga akan melakukan pertemuan secara berkala bersama dengan pihak kelurahan dan tokoh masyarakat untuk kemajuan dari kampung tertib berlalu lintas ini,” tutup Iptu Kamal.

Perlunya sarana dan prasarana dalam mendukung program kampung tertib berlalu lintas ditanggapi secara langsung oleh pihak Dinas Perhubungan kota Pekanbaru.

Kabid Manajemen Rekayasa Lalu lintas Dishub Kota Pekanbaru Bagus Saputra MM mengatakan bahwasanya akan mendukung program ini dengan menyediakan kelengkapan fasilitas lalu lintas berupa rambu, marka jalan, alat pembatas kecepatan atau pita kejut.

“Di kampung tertib berlalu lintas telah kita pasang 16 rambu-rambu terdiri dari rambu tanda penyeberangan, tanda batasan kecepatan, tanda peringatan untuk anak-anak, dan lainnya serta marka zebra cross, marka pemisah lajur antara jalur kiri dan kanan,” ujar Bagus.

“Dan kedepannya kita pihak Dishub Pekanbaru akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jalan tentang bagaimana tata tertib berlalu lintas dengan benar mengikuti anjuran rambu-rambu yang telah kita pasang,” tambahnya.

Bahkan menurut Bagus, terkait penerangan jalan nantinya akan ditambah beberapa titik lampu dan melakukan pergantian jenis bola lampu yang lebih hemat energi.

“Kami berharap Kelurahan Kampung Baru akan menjadi percontohan bagi daerah lain untuk ikut menjaga ketertiban dalam berlalu lintas dan kami dari pihak dishub juga menunggu permintaan kebutuhan pendukung lalu lintas dari tempat-tempat kelurahan lainnya dengan mengajukan langsung,” urai Bagus.

Untuk diketahui jenis marka yang telah dipasang yakni marka pisah lajur sepanjang 700 meter, marka utuh kiri/kanan isyarat kendaraan dilarang parkir, zebra cross untuk penyebarangan bagi pejalan kaki di titik-titik padat kendaraan, rambu-rambu lalu lintas, dan alat pembatas kecepatan berupa pita pengaduh yang berfungsi sebagai mengurangi kecepatan kendaraan terhindar dari kecelakaan.

Sementara itu, Ketua tim Kampung tertib berlalu lintas yang juga sebagai Lurah Kampung Baru Yeni Erita S.Sos menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Polresta Pekanbaru khususnya Kasatlantas beserta jajaran personil yang telah menunjuk kelurahan kampung baru sebagai percontohan kawasan tertib lalu lintas di kota Pekanbaru.

“Kami bersyukur sekali bahwasanya kampung baru menjadi pilot project untuk menjadi wilayah yang tertib berlalu lintas serta berharap nantinya dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sadar akan keselamatan dirinya,” ujar Ketua Tim Yeni.

“Terimakasih juga kepada Dinas Perhubungan, Dinas PUPR, PT. Jasa Rahaja yang turut mendukung terwujudnya kampung baru sebagai kawasan tertib berlalu lintas,” tambahnya.

Dalam hal ini, Yeni juga menjelaskan bahwa petugas yang dilibatkan untuk mengatur serta memberikan himbauan kepada pengguna jalan diambil dari para pemuda setempat.

“Dari RW 2,3 dan 4 kita masing-masing pemuda 3 orang dengan total sebanyak 9 orang. Mereka akan bertugas mensosialisasikan tertib berlalu lintas setiap harinya,” urai Lurah Yeni.

Ia juga himbauan kepada masyarakat khususnya di kelurahan kampung baru agar dapat mematuhi peraturan lalu lintas selama berkendaraan, sehingga dapat membawa perubahan dan menjaga keselamatan satu sama lainnya.

“Kami berharap semoga program ini dapat terwujud dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi muda dalam menekan angka kecelakaan hingga kematian di jalan akibat tidak mematuhi peraturan berlalu lintas,” tutup Ketua Tim Yeni Erita.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian masker kepada sebagian masyarakat yang peduli akan keselamatan berlalu lintas. *(Mirza)