Hadiri Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Covid-19, Kodim 0304/Agam Siap Bekerja sama

oleh -187 views

Agam – Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, S.E., M.Tr (Han) yang diwakili oleh Kasdim 0304/Agam Mayor Inf Masrizal mengikuti Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Covid-19 tentang penanganan dan pencegahan kasus Covid-19 di Aula kantor Balai Kota Jalan Kesuma Bhakti No. 1 Kelurahan Kubu Gulai Bancah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi.

Kegiatan rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Walikota Bukittinggi H. Erman Safar, SH yang juga dihadiri Kasdim 0304/Agam Mayor Inf Masrizal, Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, SH, S.I.K., MH, Plt. Ketua Pengadilan Negeri Bukittinggi Supardi, SH, MH, Kajari Kota Bukittinggi Sukardi, S.H, M.H, Ketua Pengadilan Agama Bukittinggi Nursal, S.Ag., M.Sy, Sekda Kota Bukittinggi Yuen Karnova, SE, Plt.Kadis Kesehatan Kota Bukittinggi Ismail, Karumkit Tentara TK IV Bukittinggi Mayor Ckm Dr Edi Leonard Simbolon Sp.OT, Plt Direktur RSUD Bukittinggi dr. Vera Mayasari, Kepala dinas pendidikan Melfi Abra, dan Kepala SKPD, Camat, kepala Puskesmas dan lurah se-kota Bukittinggi.

Dalam laporan Plt.Kadis Kesehatan Kota Bukittinggi Ismail, bahwasanya telah terjadi lonjakan perkembangan Covid-19 pada bulan April 2021, yang mana sampai saat ini data kasus Covid-19 di kota Bukittinggi sebanyak 1.354 orang.

“Terdapat Sembuh sebanyak 1.252 orang, meninggal dunia sebanyak 19 orang; dan terkorfirmasi sebanyak 83 orang dengan rinciannya dirawat sebanyak 16 orang; dan isolasi mandiri sebanyak 67 orang,” ujar Ismail seraya mengatakan pelaksanaan Swab dilaksanakan di puskesmas-puskesmas dan bukan di dinas kesehatan kota lagi.

“Kedepannya kita akan melibatkan Babinsa dan Babinkantibmas untuk melaksanakan tracking guna mencegah penyebaran Covid-19 di kota Bukittinggi,” tutupnya.

Melihat tinggi perkembangan wabah Covid-19 Walikota Bukittinggi akan membatasi dan memperkuat pengawasan guna mencegah penularan Covid-19 bagi pengunjung objek wisata di kota Bukittinggi pada saat lebaran Idul Fitri 1442 H

“Jam Gadang akan kita pagar namun dibuatkan pintu keluar masuk agar pengunjung tidak terlalu padat. Dan saya tekankan kepada seluruh pihak hotel wajib meminta hasil rapid tes/swab terhadap setiap pengunjung/tamu yang menginap,” ujar Walikota.

Bahkan untuk menekankan penyebaran wabah Covid-19, Pemerintah Kota Bukittinggi juga akan mewajibkan para pedagang untuk di vaksin

“Apabila mereka (pedagang, red) tidak mau di vaksin, maka kita akan bersikap tegas dengan tidak memperbolehkannya berjualan lagi. Ini akan kita buat surat edarannya, hal ini demi keselamatan kita bersama,” sebut Walikota sembari menyampaikan untuk kegiatan pembagian masker untuk masyarakat tetap terus dilakukan.

Dalam penyampaian Kajari Kota Bukittinggi Sukardi, S.H, M.H mengatakan bahwa untuk Jam Gadang agar terus ditingkatkan pengawasan sebab pada malam hari pengunjung semakin ramai dan Terminal Aur Kuning, Tugu Polwan dan Stasiun.

“Kita harapkan ini agar tetap dilaksanakan pengawasan tentang Prokes sebab saat-saat ini pengunjung sangat banyak untuk berbelanja,” sebut Kajari.

Adapun upaya-upaya penegakkan disiplin, Kapolres Bukittinggi AKBP. Dody Prawiranegara, SH, S.I.K., MH mengatakan butuh kerjasama yang baik dengan intansi terkait seperti Kodim 0304/Agam dan Satpol PP Bukittinggi untuk pencegahan Covid-19.

“Dari anggota Polres Bukittinggi setiap malam sudah melaksanakan operasi yustisi serta memberikan himbauan kepada masyarakat guna mencegah penularan Covid-19 di kota Bukittinggi,” ujar Kapolres.

Dalam pendisiplinan tersebut, Kapolres mengatakan kepada anggotanya agar jangan takut dibilang kejam apabila memberikan tindakan tegas terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Kita tidak pandang bulu untuk memberikan tindakan tegas kepada warga yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan dan bila perlu kita denda kemudian kita berikan masker kepada warga dan Kami siap mendukung rencana Walikota Bukittinggi terkait tempat wisata tetap buka namun dibatasi,” tutup Kapolres.

Masih dalam rapat tersebut, mewakili Dandim 0304/Agam, Mayor Inf Masrizal selaku Kasdim mengatakan tetap selalu bekerja sama untuk memberikan himbauan kepada masyarakat guna mencegah penularan Covid-19 di kota Bukittinggi;

“Selain itu, kami dari Kodim 0304/Agam sudah bekerja sama dengan ACT (aksi cepat tanggap) untuk membantu masyarakat yang yang terdampak Covid-19. Maka melalui peran babinsa, kita akan selalu memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi Prokes guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ujar Kasdim.

Kasdim juga menyampaikan, untuk di tempat wisata, tempat ibadah beserta pasar tetap selalu diawasi agar selalu menerapkan Prokes guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pada hakikatnya, Kodim 0304/Agam siap membantu pemerintah daerah untuk memutus penularan Covid-19 di kota Bukittinggi,” tutup Kasdim 0304/Agam.

Penyampaian dari Kadis Pendidikan Melfi Abra dalam rapat mengatakan bahwa sekolah-sekolah yang muridnya maupun gurunya ada yang positif maka sekolah tersebut akan diliburkan

“Hal ini telah kita lakukan seperti di SDN 5 Tarok Dipo terhitung hari ini sudah diliburkan dan sekolah yang lainnya secara resmi diliburkan mulai tanggal 05 Mei 2021,” ujar Kadis Pendidikan.

Dan terakhir, pandangan dari Plt Direktur RSUD Bukittinggi dr. Vera Mayasari bahwa setiap pemudik yang datang ke Bukittinggi wajib melaksanakan isolasi mandiri dan dihari ke 3 wajib dilaksanakan pengambilan swab.

“Jadi diharapkan kepada camat dan lurah supaya berperan penuh untuk mengecek warganya dengan melibatkan RT dan RW,” harapnya. *(mrz)