Hadapi Libur Lebaran, Objek Wisata Jam Gadang Bukittinggi Dipasang Pagar

oleh -122 views

Agam – Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata, pada Rabu (05/05/21) malam melakukan pemasangan pagar penutup lokasi pelataran jam gadang.

Pemasangan pagar penutup pelataran Jam Gadang tersebut dilakukan oleh Pemerintah daerah dalam rangka mengurangi kunjungan wisata dan selaras dengan larangan mudik Lebaran tahun 2021 untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Larangan diberlakukan mulai pada hari Kamis tanggal 06 Mei 2021 yang tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang menghadapi perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dalam hal ini, Walikota Bukittinggi H. Erman Safar langsung meninjau pemasangan pagar penutup pelataran Jam Gadang.

Menurut Walikota, ada beberapa strategi yang akan dijalankan untuk menyikapi lonjakan Covid-19 pada masa libur lebaran, yaitu untuk objek wisata tetap dibuka tetapi dilakukan dengan pola pembatasan jumlah pengunjung di dalam objek wisata dimana para petugas harus melakukan pengawasan yang ketat.

“Untuk areal Jam Gadang akan ditutup dengan dibuat pintu keluar dan pintu masuk sehingga pengunjung bisa terkontrol pada saat masuk ke lokasi pelataran Jam Gadang,” sebut Walikota.

Walikota juga menyebutkan, saat ini di Provinsi Sumatera Barat ada sekitar 12 daerah masuk kategori oranye, yakni Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, Payakumbuh, Kota Solok, Kabupaten Solok, Limapuluh Kota, Pasaman, Tanah Datar, Sijunjung, Pesisir Selatan, dan Dharmasraya.

“Maka dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan,” ujar Walikota.

“Sehingga dengan ditetapkannya kota Bukittinggi zonasi berkategori orange sehingga Pemda memperlakukan Perda No. 6 Tahun 2020 tentang adaptasi kebiasaan baru untuk mempercepat memutus mata rantai Covid-19 dengan menyesuaikan segala aktivitas didaerahnya,” tutupnya. (*)