Peresmian Rumah Tahfidz Al-Qur’an, Camat Ardi : Ciptakan Insan Yang Qurani

oleh -502 views

Pekanbaru, nsknews.com – Sebagai kota yang madani, Pekanbaru merupakan kota dengan memiliki konsep masyarakat agamis dan berperadaban, berkualitas dan berkemajuan.

Hal ini telah menjadi keinginan dari Walikota Pekanbaru Dr. Firdaus ST, MT melalui visinya yang mengedepankan konsep pembangunan yang fokus kepada pengembangan di sektor kualitas SDM, antara lain melalui bidang keagamaan dan pendidikan.

Ternyata upaya ini terus didukung penuh oleh pemerintah Kecamatan Bukit Raya melalui salah satu program kerja dalam mewujudkan kota Pekanbaru menuju kota smart city madani.

Pada kesempatan tersebut, Camat Bukit Raya T. Ardi Dwisasti S.STP, M.Si sangat menyambut baik langkah warga RT. 002/RW. 005 Kelurahan Tangkerang Selatan yang telah mendirikan rumah tahfidz Al-Qur’an ditengah lingkungan tempat tinggal masyarakat.

“Alhamdulillah pada hari ini kita telah menyaksikan peresmian Rumah Tahfidz Al-Qur’an Nurul Huda oleh Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Tentunya hal ini sangat bermanfaat bagi generasi muda dan juga anak-anak kita dalam mengenal kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup kita kelak,” ujar Camat Ardi.

Ia juga menyebutkan bahwa nantinya memasuki masa satu abad kemerdekaan Republik Indonesia yang tepat pada tahun 2045, munculnya generasi muda yang Qurani dan berakhlak mulia diharapkan mampu menjadi pemimpin kota Pekanbaru kedepan.

“Tentunya dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia, program Indonesia emas, Provinsi Riau emas, Kota Pekanbaru emas, hingga Kecamatan Bukit Raya emas dapat terwujud dengan membekali generasi muda kita saat ini dengan iman dan takwa,” sebut Camat.

allowfullscreen>

“Harapan besar kita, Rumah Tahfidz Al-Qur’an Nurul Huda ini dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi para anak-anak kita beberapa tahun kedepan,” tambahnya.

Dari wacana selanjutnya, Camat Ardi menyebutkan konsep pembangunan rumah-rumah tahfidz Al-Qur’an diwilayah Kecamatan Bukit Raya akan terus dikembangkan ditengah-tengah lingkungan masyarakat.

“Nantinya masyarakat akan kita himbau juga melalui edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pemahaman ilmu agama kepada anak-anak kita dengan cara mendirikan sekolah-sekolah islami maupun rumah tahfidz lainnya. Insya allah kita pemerintah Kecamatan Bukit Raya akan berupaya menjalankan program ini ditingkat lingkungan RT dan RW, hal ini dapat terwujud dari kerjasama semua pihak masyarakat,” tutup Camat Ardi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nurul Huda Israwardi menceritakan niat awalnya mendirikan Rumah Tahfidz Al-Qur’an tersebut merupakan amanah dari salah satu ustadz yang menyarankan apabila kita ingin masuk kedalam surga Allah perlunya memiliki anggota keluarga yang hafal atau tahfidz Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, atas kehendak dari Allah SWT, saat ini ada beberapa keluarga kami sudah tahfidz Al-Qur’an. Sehingga dengan pola yang kami miliki ini yakni ilmu pemahaman terhadap Al-Qur’an perlu juga kami terapkan ke masyarakat melalui rumah Tahfidz ini,” ujar Israwardi.

Sampai saat ini rumah-rumah tahfidz Al-Qur’an menurut Israwardi sudah mencapai 26 tempat yang tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau dengan target 1.000 rumah tahfidz.

“Pertama kali kami mendirikan rumah tahfidz Al-Qur’an lokasinya di Panam pada tahun 2018. Maka dengan pengalaman yang ada, kami diminta oleh masyarakat disini untuk bisa mengelola rumah tahfidz Nurul Huda. Alhamdulillah sudah diresmikan langsung oleh Wakil Walikota Pekanbaru,” tutupnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan wisuda serta pelepasan santri tahfidz Al-Qur’an, dan diakhiri dengan berfoto bersama. *(mirza)