Koramil 02/Banuhampu Sampaikan Komsos Kepada Ibu-Ibu Posyandu

oleh -208 views

Agam – Koramil 02/Banuhampu pada Selasa (20/04/21) Pagi melaksanakan serbuan teritorial dengan melakukan komunikasi sosial (komsos) bersama Ibu-Ibu Posyandu.

Bertempat di daerah Nagari Batu Palano Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam, kegiatan komsos bertujuan untuk membantu menjalankan program pemerintah dan juga mempererat hubungan dengan masyarakat di wialayah binaan Koramil 02/Banuhampu.

Dalam hal ini, Danramil 02/Banuhampu Lettu Inf Sumantri menyampaikan kegiatan yang dilakukan di posyandu tersebut, diantaranya yakni penimbangan secara rutin di posyandu.

“Hal ini untuk pemantauan pertumbuhan dan mendeteksi sedini mungkin penyimpangan pertumbuhan balita. Dari penimbangan yang kemudian dicatat di KMS, data tersebut dapat diketahui status pertumbuhan balita, apabila penyelenggaraan posyandu baik maka upaya untuk pemenuhan dasar pertumbuhan anak akan baik pula,” ujar Danramil.

Ia juga menyebutkan bahwasanya KMS adalah kartu untuk mencatat dan memantau pekembangan balita dengan melihat garis pertumbuhan berat badan anak dari bulan ke bulan. Pada KMS dapat diketahui status pertumbuhan anaknya.

Kegiatan posyandu selanjutnya yaitu Imunisasi, karena sewajarnya balita akan mendapatkan layanan imunisasi. Seperti macam imunisasi yang diberikan di posyandu, diantaranya BCG untuk mencegah penyakit TBC, DPT untuk mencegah penyakit difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, Polio untuk mencegah penyakit kelumpuhan, dan Hepatitis B untuk mencegah penyakit hepatitis B (penyakit kuning).

Selanjutnya, Danramil menyebutkan terdapat juga kegiatan Peningkatan Gizi maka dengan adanya posyandu yang sasaran utamanya bayi dan balita, sangat tepat untuk meningkatkan gizi balita.

“Peningkatan gizi balita di posyandu yang dilakukan oleh kader berupa memberikan penyuluhan tentang ASI, status gizi balita, MPASI, Imunisasi, Vitamin A, stimulasi tumbuh kembang anak, diare pada balita,” Urai Danramil.

“Dan yang terakhir Penanggulangan Diare, seperti penyediaan oralit di posyandu. Melakukan rujukan pada penderita diare yang menunjukan tanda bahaya di Puskesmas dan memberikan penyuluhan penanggulangan diare oleh kader posyandu,” tutupnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tetap mengikuti dan memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19 sesuai anjuran dari pemerintah. *(mrz)