Ketentuan Proses Belajar Mengajar Secara Tatap Muka, Ini Yang Disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru

oleh -349 views

Pekanbaru — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah mengeluarkan surat edaran soal PPKM Level 3 dengan nomor 20/SE/SATGAS/2021. Pemko juga mengatur ketentuan belajar tatap muka di sekolah.

Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di Satuan Pendidikan dilakukan terbatas setelah mendapat Rekomendasi Dinas pendidikan.

Sesuai ketentuan, kapasitas maksimal 50 persen. Kecuali untuk SDLB, MILB, SMPLB, SMLB, dan MALB yang maksimal 62 persen sampai dengan  100 persen. Pemko juga mengatur agar menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal hanya 5 peserta didik per kelas.

Kemudian, PAUD maksimal 33 persen dengan menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal 5 peserta didik per kelas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru DR. H. Ismardi Ilyas, MA melalui Muzailis kepada awak media Nsknews.Com mengatakan seluruh tingkatan dan jenjang pendidikan di Kota Pekanbaru bisa buka.

“Karena kita (Pekanbaru) sudah Level III, itu sudah boleh sekolah. Kalau bisa hari Kamis ini kita mulai buka sekolah,” ujar Muzailis, di ruang kerjanya. Rabu (8/9).

Sekolah harus mengikuti standar protokol kesehatan untuk dapat menyelenggarakan sekolah tatap muka. Tim Disdik yang turun melakukan pengecekan ke setiap sekolah. Tim ini memastikan sekolah telah menyediakan fasilitas Prokes dan metode pelajaran sesuai standar Protkes.
Saat ini, ada 177 Sekolah Dasar (SD) Negeri, dan 45 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri yang bakal lebih dulu memulai sekolah tatap muka.
Bagi orang tua wali murid boleh memilih, apakah anak-anaknya dilaksanakan proses belajar secara tatap muka atau secara daring.
Anak murid secara daring, orang tuanya wajib menyertakan surat pernyataan dengan dibubuhi materai 1000. Tutup Muzailis.