Kapolsek Bukit Raya Bersama Camat Marpoyan Damai Gelar Sosialisasi PPKM di Tangkerang Barat

oleh -203 views

Pekanbaru – Kapolsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo bersama Camat Marpoyan Damai, Junaedy, S.STP., M.Si melakukan sosialisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di hadapan seluruh RT/RW se-Kelurahan Tangkerang Barat, Jalan Gulama Kelurahan Tangkerang Barat, Rabu (2/6/2021) siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bukit Raya, AKP Arry Prasetyo, Kasubsektor Marpoyan Damai Ilham, Camat Marpoyan Damai, Junaedy, S.Sos., M.Si., Lurah Tangkerang Barat, Edi Wardila, M.Pd, Babinsa Lurah Tangkerang Barat, Tarigan, Ketua Karang Taruna Kelurahan Tangkerang Barat, Ketua RW Se Kelurahan Tangkerang Barat dan Utusan RT yang hadir.

Kapolsek Bukit Raya, AKP Arry Prasetyo menjelaskan Ke awak media ”Ini adalah untuk menyamakan persepsi, Jadi untuk PPKM Mikro ditingkat Kelurahan sudah terbentuk, kita break dwon lagi untuk ditingkat RW, Jadi RW yang ada di Wilayah Kelurahan Tangkerang Barat ini untuk bisa dan menentukan Posko PPKM ditingkat RW, itu tentunya nanti sebagai basis deteksi dini, terhadap pasien pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk pemantauan secara detil nantinya.

”Jadi peran dari PPKM RW inilah, Untuk bisa bersinergi dengan perangkat kita juga, dan untuk turun mengawasi dan memantau masyarakat yang sedang isolasi mandiri, benar benar konsisten bagi terkonfirmasi Covid-19, tetap dirumah dan tidak berkeliaran, Jadi kalau mereka berkeliaran akan perkembangan baru lagi dan membuat repot kita semua, Untuk itulah pemantauan terhadap warga yang isolasi mandiri”. Ujar Arry

Lanjut Kapolsek ”Himbauan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menjalankan 5 M, Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak Menghindari Kerumunan, Membatasi Mobilitas dan interaksi, dan juga pemantauan di lapangan mudahan bisa menekan Pendemi Covid-19 ini, ditingkat RT/RW, Memberikan Kesadaran ditempat wilayah tempat tinggalnya, itulah tujuannya”.

Untuk pelaksanaan sendiri, Ary menjelaskan ”Sudah berjalan dan mendorong mereka lebih intens lagi, Karena ditingkat bawah itu nanti ada Lurah, Babinsa, Babinkamtibmas, Forum RT/RW, Pokdar Kamtibmas, Semua kita gerakkan dan dilibatkan semata mata untuk kesehatan keselamatan keluarga kita”. ujar Kapolsek

Camat Marpoyan Damai, Junaedy” Ini tujuannya bagaimana kita langsung mengecek warga warga yang terkonfirmasi Covid-19, Kemudian warga yang positif dan kontak dengan warga lain, Makanya pihak RT/RW dan Tokoh masyarakat, Harus wajib tahu masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 rumahnya dimana, dan nantinya kita tandai dengan stiker, Disinilah letaknya kerja sama dengan jajaran bawah, Sehingga kita bisa menekan Virus Covid-19 ini dapat terealisasi”.

”Data rilis dari puskesmas benar benar kita cek ke bawah, Agar kita tahu bahwa sesuai data”.

Untuk pengawasan junaedy berharap kepada masyarakat untuk bekerja sama kesemua warga, Bagi masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19, Warga dapat mengawasi sesama, Hari ini kita bertemu Beberapa Ketua RW. Di jelaskan Camat ” di Kecamatan Marpoyan Damai tercatat sebanyak 76 RW dan 331 RT”. Ungkapnya

Lanjut Camat Marpoyan Damai Junaedy menyebut, PKM mikro ini berdasarkan Keputusan Walikota Nomor 402 Tahun 2021. Diberlakukan apabila pada suatu wilayah yang berada dalam kategori zona merah sebaran Covid-19.

“Dalam masa pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir, kita di wajibkan melaksanakan protokol kesehatan sesuai arahan Pemerintah Kota Pekanbaru baik dalam kegiatan beribadah, ke pasar ataupun tempat keramaian,” terangnya.

Junaedy menghimbau masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Marpoyan Damai agar selalu menggunakan masker saat masuk ke masjid dan melakukan pengecekan suhu tubuhnya terlebih dahulu.

“Jadi, mari kita sama-sama menjaga diri kita dengan melaksanakan protokol kesehatan dan memakai masker,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Tangkerang Barat Edi Wardila, M.Pd menambahkan, sesuai dengan Keputusan Walikota No 402 Tahun 2021, jika ada 6 Rumah yang terdampak Covid-19 di salah satu RW, maka otomatis akan dilaksakan PPKM dan semua Kegiatan yang menyebabkan kerumuman akan ditutup.

“Jadi mohon kerjasama dari pengurus masjid, tokoh masyarakat, RT/RW mari kita bersatu untuk menurunkan angka yang terdampak Covid-19 agar di wilayah ini tidak termasuk Zona Merah,” ujarnya.

Lurah Tangkerang Barat, Edi Wardila disambangi diruang kerjanya ”Koordinasi Kapolsek dengan RW, Posko itu tidak bisa bekerja sendiri, untuk itu perlu sinergitas yang lebih banyak saat ini RT/RW, Karang Taruna, dan Kelurahan Siaga, Supaya saling bahu membahu, Untuk menekan dan memutus mata rantai Pandemi Covid-19″.

Ada 12 RW di Kelurahan Tangkerang Barat ini, Seperti yang disampaikan Pak Kapolsek tadi kembali diaktifkan Posko, Supaya ada pendataan, Penanganan dan tindak lanjut warga yang terkonfirmasi Covid-19. Tutup lurah