Dukung Pencegahan Penyakit DBD, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kota Bangun Ikut Goro dan Penyemprotan Fogging

oleh -115 views

Tapung Hilir — Demam Dengue atau biasa disebut Demam Berdarah merupakan penyakit yang disebabkan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aigepty dan biasa terjadi di daerah tropis maupun subtropis. Penderita penyakit Demam Berdarah yang diakibatkan virus ini akan mengalami hal yang fatal apabila tidak segera ditindak lanjuti ke penanganan dokter atau Rumah Sakit karena penyakit ini memerlukan diagnosis medis untuk mengetahui pasien terserang DBD atau tidak.

Untuk mencegah munculnya penyakit berbahaya ini yang diakibatkan gigitan nyamuk Aides Aigepty ditengah-tengah masyarakat, apalagi disaat musim penghujan seperti saat ini, Pemerintah Desa Kota bangun bersama Personel Polsek Tapung Hilir yaitu Bhabinkamtibmas Desa Kota Bangun Aipda Ferry Monika SH dan Danposramil 16/Tapung yang juga merupakan Babinsa Desa Kota Bangun Pelda Heri Asmara terjun langsung melakukan pencegahan dengan ikut melakukan fogging bersama masyarakat Desa Kota Bangun pada kegiatan gotong royong bersama, Jum’at (21/10/2022).

Kapolsek Tapung Hilir AKP M.Simanungkalit SH MH melalui Bhabinkamtibmas Desa Kota Bangun Aipda Ferry Monika SH mengatakan bahwa dalam rangka pencegahan penyakit DBD khususnya di Desa Kota Bangun, kami TNI/POLRI khususnya Babhinkamtibmas dan Babinsa siap mendukung program Pemdes Kota Bangun terutama dalam melaksanakan gotong royong dan penyemprotan/Fogging pada hari ini,” ungkapnya.

Kami berharap pencanangan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus yang dilakukan oleh Pemerintah Desa dan stakeholder yang ada, dapat juga diikuti oleh semua warga lainnya dilingkungannya masing-masing, agar kita dapat bersama-sama melakukan pencegahan terjadinya wabah penyakit Demam Berdarah di Desa Kota Bangun khususnya dan Kec. Tapung Hilir pada umumnya,” harap Aipda Ferry Monika SH mewakili Kapolsek Tapung Hilir.

Pantauan awak media, kegiatan gotong royong sekaligus fogging dilaksanakan ditempat fasilitas umum, fasilitas pendidikan, rumah ibadah dan sekolah, gotong royong dan pelaksanaan fogging berakhir pada pukul 11.30 wib dan berjalan aman dan lancar.**