Akhirnya Indonesia Terima Vaksin Covid-19 Produksi Sinopharm

oleh -105 views

Jakarta – Vaksin produksi Sinopharm akhirnya masuk Indonesia, sebagai bagian dari paket vaksin Covid-19 tahap 10 yang diterima hari ini, Jumat (30/4/2021).

Bersamaan dengan produk perdana Sinopharm, Indonesia juga menerima produk vaksin dalam bentuk bulk dari Sinovac.

Vaksin Covid-19 tahap kesepuluh diperkirakan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 11:50 WIB.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksin Covid-19 yang akan diterima Indonesia hari ini adalah vaksin jadi Sinopharm dan bulk atau bahan baku vaksin Sinovac.

“Vaksin Sinovac bulk dan Sinopharm,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (26/4/2021) lalu.

Ketika ditanya tentang jumlah vaksin yang datang hari ini, Nadia mengatakan belum mengantongi angka pasti.

Sebelum produk Sinopharm tiba, Indonesia sudah menerima vaksin Astrazeneca dari Covax pada 8 Maret 2021 sebanyak 1.113.600 dosis dan kembali menerima pada 26 April 2021, sebanyak 3.852.000.

Sebelumnya, Indonesia juga menerima vaksin jadi dari Sinovac sebanyak 3 juta dosis yang diterima pada 6 Desember 2020 sebanyak 1,2 juta dosis dan pada 31 Desember 2020 sebanyak 1,8 juta dosis.

Setelah itu, Indonesia menerima vaksin Sinovac dalam bentuk bulk atau bahan baku sebanyak 59,5 juta bulk.

Berikut ini jumlah pasokan vaksin Covid-19 yang telah diterima Indonesia baik itu berbentuk bulk atau maupun vaksin jadi.

Pertama, Vaksin Sinovac tahap pertama tiba pada 6 Desember 2020 sebanyak 1,2 juta dosis dalam bentuk vaksin jadi;

Kedua, Vaksin Sinovac tahap kedua tiba pada 31 Desember 2020 sebanyak 1,8 juta dosis dalam bentuk vaksin jadi;

Ketiga, Vaksin Sinova tahap ketiga tiba pada 12 Januari 2021 sebanyak 1,5 juta dosis bentuk setengah jadi dan 15 juta dosis bahan baku (bulk);

Keempat, Vaksin Sinovac tahap keempat tiba pada 2 Februari 2021 sebanyak 1 juta dosis dalam bentuk setengah dan 10 juta dosis bahan baku;

Kelima, Vaksin Sinovac tahap kelima tiba pada 2 Maret 2021 sebanyak 10 juta dalam bentuk bahan baku;

Keenam, Vaksin Astrazeneca tahap keenam tiba pada 8 Maret 2021 sebanyak 1.113.600 dosis;

Ketujuh, Vaksin Sinovac tahap ketujuh tiba pada 25 Maret 2021, sebanyak 16 juta dalam bentuk bahan baku;

Kedelapan, Vaksin Sinovac tahap ke-8 tiba pada 18 April 2021 didatangkan sebanyak 6 juta dalam bentuk bahan baku; dan

Kesembilan, Vaksin Astrazeneca yang tiba pada 26 April 2021, sebanyak 3.852.000.

Sumber : investor