Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS Kota Pekanbaru

oleh -257 views

Pekanbaru — Badan Perlindungan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kota Pekanbaru melaksanakan Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada 98 orang Penyuluh Agama Islam Non PNS di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Rabu (22/09/2021) pagi.

Kegiatan dihadiri oleh Kasubbag TU. Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, H. Abdul Wahid, S.Ag, M.I.Kom, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Kota Pekanbaru, Anuar Hidayat yang didampingi oleh Account Representative, dan peserta kegiatan Penyuluh Agama Islam Non PNS di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru.

Anuar Hidayat, menyampaikan sebenarnya program BPJS Ketenagakerjaan itu ada lima yaitu Jaminan Tenaga Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan, nah dari sini BPJS Ketenagakerjaan akan melindungi program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian untuk para penyuluh di Pekanbaru.

Kegiatan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan transformasi dari PT Jamsostek (Persero) dan setiap pekerja berhak memiliki jaminan sosial tenaga kerja, dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan, agar apabila ada kecelakaan kerja mereka mempunyai perlindungan sosial. “Pada dasarnya, semua pekerja di Pekanbaru ini diwajibkan untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tak terkecuali juga bagi penyuluh Agama Islam Non PNS di lingkungan Ka. Kemenag Kota Pekanbaru. Dengan iuran yang kecil sebesar Rp.1800, mereka akan mendapatkan manfaat yang banyak, mulai Jaminan Kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.” jelas Anuar

Lanjut Anuar kepada awak media Nsknews.com bahwa kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Ka. Kemenag Kota Pekanbaru dan BPJAMSOSTEK Kota Pekanbaru. “Diharapkan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik, sehingga memahami manfaat dari program yang disampaikan” dan bisa langsung mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan, supaya bisa terlindungi diri kita dari program jaminan tenaga kerja tersebut.
ujarnya.

Diwaktu yang sama Ka. Kemenag Kota Pekanbaru Drs. H.A Karim M.Pd.I melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kota Pekanbaru H. Abdul Wahid, S.Ag., M.I.Kom kepada awak media Nsknews.com diharapkan kepada seluruh anggota Penyuluh Agama Islam Non PNS untuk dapat mengikuti dan mensukseskan program ini dan bergabung sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan dan ini adalah sebagai perlindungan bagi diri, keluarga maupun anak-anak kita.

allowfullscreen>

Lanjut bang Wahid selaku mantan Komisioner KPU Kota Pekanbaru, dimana kita ketahui iuran BPJS Ketenagakerjaan yang dibebankan kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS tak banyak, dan ini merupakan kesempatan bagi kita, jangan ditunggu lagi kesempatan emas ini. Harapnya.

Sementara itu Ketua Pokjaluh Non PNS Kota Pekanbaru Nafrizal, S.Sos.I mengucapkan terima kasih kepada Ka. Kemenag Kota Pekanbaru melalui Kasubbag TU Kemenag Kota Pekanbaru H. Abdul Wahid, S.Ag., M.I.Kom dan juga Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Pekanbaru yang telah memberikan peluang seluas-luasnya dalam kegiatan sosialisasi program jaminan Tenaga Kerja bagi anggota Penyuluh Agama Islam Non PNS di lingkungan Kemenag Kota Pekanbaru. Alhamdulillah seluruh peserta antusias mengikuti kegiatan ini. Ucap bang Nof.

Kegiatan ini merupakan kerjasama kita selaku Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kemenag Kota Pekanbaru bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Pekanbaru.

Semoga dengan dilaksanakan kegiatan sosialisasi ini bisa kita arahkan peserta untuk mengikuti dan langsung menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kota Pekanbaru. Dan ini sebagai penunjang bagi kita dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab di lapangan nantinya.

Alhamdulillah kegiatan ini sangat di support oleh Ka. Kemenag Kota Pekanbaru melalui Kasubbag TU Kemenag Kota Pekanbaru H. Abdul Wahid, S.Ag., M.I.Kom.

Lanjut Ketum Pokjaluh Non PNS, walaupun Pekanbaru PPKM sudah mulai turun di Level II kita tetap laksanakan kegiatan ini cukup satu hari saja dan kita buat tiga sesi, dan tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker, mencuci tangan sebelum masuk ruangan tadi, menjaga jarak dan menghindari mobilitas keramaian. Tutup Nafrizal, S.Sos.I Ketua Pokjaluh Non PNS Kota Pekanbaru.