Program Padat Karya BPTD Wilayah IV Riau-Kepri, Upaya Bangkitkan Perekonomian Masyarakat

oleh -168 views

Pekanbaru – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan Program Padat Karya Pekerjaan Pembangunan fasilitas Bus Rapid Transit (BRT) di kota Pekanbaru trotoar tahun anggaran 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaca Mayang Jalan Sudirman kota Pekanbaru pada Minggu (28/03/21) dihadiri Anggota DPR RI Syahrul Aidi LC, M.A, Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau Ardono MT, Kadis Perhubungan kota Pekanbaru Yuliarso, Anggota DPRD kota Pekanbaru dari fraksi PKS Mulyadi dan Rois, serta para peserta padat Karya yang diambil dari perwakilan masyarakat sebanyak 60 orang.

Dalam sambutannya, Ka Balai Ardono mengatakan program padat karya tersebut merupakan rencana kerja prioritas nasional sesuai arahan Presiden RI dalam mempercepat pengentasan kemiskinan bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19.

“Maka dalam mendukung program nasional ini, kami dari BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan rehab trotoar sebagai fasilitas pendukung BRT di kota Pekanbaru dengan melibatkan dan mengajak masyarakat dilingkungan sekitar,” ujar Ka Balai.

Ia juga menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini juga tertuang dalam Permenhub RI No. PM 73 tahun 2018 tentang tata cara penyelenggaraan program padat karya dilingkungan kementerian perhubungan.

“Program padat karya ini juga merupakan Kegiatan pemberdayaan masyarakat marginal/miskin yang bersifat produktif berdasarkan pemanfaatan sumber daya alam, tenaga kerja dan teknologi lokal dalam rangka mengurangi kemiskinan, meningkatkan pendapatnya dan menurunkan angka stunting,” jelas ka balai Ardono.

“Dan untuk kegiatan di padat karya ini merupakan pekerjaan yang berkategori unskill atau tidak perlu menggunakan keahlian khusus. Dengan demikian masyarakat yang kita libatkan disini hanya bekerja ringan seperti penimbunan, penggalian dan lain sebagainya,” tambahnya.

Untuk diketahui masih dalam penyampaiannya, BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau pada tahun 2021 menargetkan biaya upah pekerja program padat karya sebesar 802 juta rupiah dengan menyerap 462 tenaga kerja.

“Salah satunya kegiatan pekerjaan pembangunan fasilitas BRT yang kita mulai hari ini. Untuk itu kami berharap kepada para pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaan dengan rasa tanggung jawab, menerapkan sistem manajemen keselamatan konstruksi dan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.

“Dan untuk keselamatan para pekerja, kami mengharapkan kepada pihak kontraktor pelaksana yang sudah ditunjuk agar dapat memberikan jaminan perlindungan pekerjaan melalui perhatian dan pengawasan kepada masyarakat yang telah dipekerjakan. Kita berdo’a dapat semuanya dapat dilancarkan serta terhindar dari insiden kecelakaan kerja,” tutup Ka BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, Anggota DPR RI dari fraksi PKS Syahrul Aidi Maazat LC, M.A sangat menyambut baik kegiatan program padat karya yang telah dilakukan oleh pihak BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau dengan melibatkan masyarakat, khususnya yang terdampak Covid-19.

“Saya sangat mengapresiasikan langkah cepat tanggap yang dilakukan oleh BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau, karena hal ini memang merupakan program unggulan yang diinginkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo sebagai upaya solusi mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat,” ujar Syahrul Aidi.

Ia juga memaparkan, bahwasanya kegiatan-kegiatan yang ada di Kementerian khususnya yang menjadi mitra dari Komisi V DPR RI yang selama ini dikontrakan telah dilakukan perubahan regulasinya melalui program padat karya.

“Perbedaannya, apabila kegiatan yang dikontrakan maka pekerjanya dari pihak kontraktor tersebut, dengan sepenuhnya keuntungan didapat oleh pihak perusahaan. Namun, untuk kegiatan padat karya ini para pekerja berbasis masyarakat yang ada disekitar kegiatan pekerjaan tersebut sesuai kewenangan dari perwakilan kementerian yang ada di daerah,” urai Syahrul Aidi.

“Maka kami dari anggota DPR RI memastikan kegiatan ini terlaksana dengan baik dengan melakukan pengawasan-pengawasan dan program padat karya yang merupakan program unggulan ini dapat terwujud dan dirasakan langsung oleh sebagian masyarakat,” tambahnya.

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau II ini mengharapkan program padat karya yang merupakan ide cerdas dari pemerintah dapat dilanjutkan dan diteruskan dalam memberikan perhatian kepada masyarakat.

“Program kegiatan (padat karya, red) ini sangat bermanfaat, kami berharap ini dapat dijalankan terus setiap waktu walaupun tidak dalam masa pandemi Covid-19. Karena sudah selayaknya kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia haruslah menjadi perhatian bagi pemerintah, dan program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutup Syahrul Aidi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian rompi secara simbolis kepada para pekerja dan Anggota DPR RI Syahrul Aidi LC, M.A didampingi Kepala BPTD Wilayah IV Provinsi Riau Dan Provinsi Kepulauan Riau Ardono MT bersama rombongan meninjau lokasi sasaran padat karya. *(Mirza)