Pemerintah Riau Dukung Sinergitas Pembinaan dan Pengembangan UMKM

oleh -152 views

Pekanbaru, nsknews.com – Dalam mendorong percepatan realisasi investasi dan pertumbuhan UMKM, pemerintah Provinsi Riau menjalin sinergitas bersama antara stakeholder terkait.

Upaya itu diwujudkan dengan melaksanakan penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan perbankan.

Kegiatan pada Selasa (22/11/22) tersebut dibuka Gubernur Riau yang diwakili Kepala DPMPTSP Provinsi Riau Drs H. Helmi D, M.Pd serta dihadiri juga oleh perwakilan Bank Indonesia, BRK Syariah, Badan POM Riau, pimpinan beberapa perusahaan, para pelaku usaha, dan tamu undangan lainnya.

Selaku pemerintah Provinsi Riau, Helmi mengatakan sangat menyambut baik atas terselenggarakan kegiatan ini, karena merupakan wujud adanya komitmen kolektif bersama antara pemerintah, dunia usaha, pihak perbankan dan lain sebagainya.

Menurutnya, kolaborasi serta saling bahu membahu dalam rangka meningkatkan realisasi investasi dan menumbuhkembangkan UMKM di provinsi Riau perlu terus diperhatikan dan dipertahankan.

Untuk perkembangannya, Helmi menyampaikan pemerintah telah memberikan legalitas nomor induk berusaha bagi ratusan para pelaku usaha.

“Serta kita juga telah melakukan jalinan kemitraan antara para pelaku usaha besar dengan beberapa UKM. Hal ini sebagai upaya kongkrit seluruh stakeholder dalam melakukan pembinaan dan pengembangan UMKM untuk mewujudkan UMKM yang daya bersaing, berinovasi, dan menglobal di Provinsi Riau,” jelas Helmi.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam upaya mewujudkan pemetaan dan pendataan perekonomian serta mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah di daerah-daerah Provinsi Riau khususnya dalam bidang penanaman modal.

“Maka melalui kolaborasi yang konstruktif ini tentunya kita saling memerlukan, mempercayai, memperkuat dan saling menguntungkan antara usaha besar, usaha mikro kecil dan menengah. Hal ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan UMKM yang ada di Provinsi Riau sebagai wujud dan harapan untuk membuka lapangan kerja sebanyak-banyaknya dan mengurangi generasi ‘O’ yang terjadi di daerah kita saat ini,” sebut Helmi.

Untuk legalitas halal suatu produk, Helmi meminta juga kepada seluruh produsen perusahaan agar segera diurus kelengkapan persyaratannya.

“Kita berharap kepada pelaku UMKM segeralah mengurus segala macam proses legalitasnya dari BPOM atau juga melalui satgas badan penyelenggara jaminan produk halal Provinsi Riau. Hal ini penting, karena pemerintah lagi gencar-gencarnya menginformasikan kode halal ke setiap mancanegara,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pada kesempatan ini terdapat 11 Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang berkolaborasi dengan 526 UMKM data dari bulan Mei 2022 lalu.

Dukungan terlihat juga dari PT. Pelita Agung Agri Industri, salah satu perusahaan PMDN diwilayah kota Dumai ini telah memberikan bantuan kepada para pengrajin batik tulis atas nama Darmawati.

 

Menurut Calvin Peh selaku pimpinan PT. Pelita Agung Agri Industri mengatakan pihaknya terus melakukan sinergitas kepada semua elemen masyarakat maupun pemerintah dalam peningkatan perekonomian daerah.

“Kami sangat terbantu sekali dengan upaya sinergi pemerintah bersama stakeholder lainnya. Semoga hal ini dapat terus terjaga sehingga kesejahteraan hidup bermasyarakat dapat terwujud melalui peran serta UMKM yang kuat dan unggul,” ungkap Calvin Peh. *(mrz)