Parkir Non Tunai Di Pekanbaru, 150 Mesin EDC Akan Tersebar Di Titik Lokasi Potensial

oleh -959 views

Pekanbaru, nsknews.com  – Untuk menghindari kebocoran pendapatan daerah khususnya di sektor perparkiran, Dinas Perhubungan (Dishub) kota Pekanbaru bekerja sama dengan PT. Yabisa Sukses Mandiri (YBM) sebagai pihak ketiga, akan menerapkan pembayaran parkir non tunai atau e-money.

Hal ini disampaikan oleh Kepala UPT Perparkiran Dinas Perhubungan kota Pekanbaru Radinal Munandar S.STP ketika melakukan sosialisasi penggunaan mesin Electronic Data Capture (EDC).

Menurut Radinal, kedepannya seluruh juru parkir yang ada dijalan ruas kota Pekanbaru akan dibekali mesin EDC untuk mencatat transaksi jasa parkir secara detail.

“Langkah ini merupakan konsep kita dalam mewujudkan kota Pekanbaru sebagai kota digital. Jadi untuk perparkiran ini kita berharap pembayaran dapat dilakukan dengan sistem non tunai,” sebut Radinal.

Ia menyebutkan bahwa untuk di Jalan Jenderal Sudirman telah menerapkan pola non tunai di 20 titik lokasi, maka untuk sasaran hari ini terdapat 9 titik lokasi tambahan yang harus terealisasikan.

“Kita berharap setelah sosialisasi ini, kepada pihak ketiga PT. YBM untuk dapat segera menerapkan parkir non tunai dengan menyebarkan 150 mesin EDC di titik-titik lokasi yang potensial hingga akhir tahun 2021,” sebut Ka UPT Perparkiran.

Sejauh ini, menurut Radinal terdapat kendala dalam pemakaian mesin EDC, sehingga diperlukan kerja ekstra untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada juru parkir diberbagai tempat.

“Perlu kita akui juga, memang SDM kita dalam hal ini juru parkir masih banyak yang belum paham terhadap pemakaian mesin EDC dan bagaimana pun sistem ini harus berjalan. Kita juga menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna jasa parkir agar dapat mempersiapkan sarana pendukung berupa kartu e-money, brizzi, dan sejenisnya,” ujar Radinal.

“Kami juga memberitahukan kepada masyarakat apabila ditemukan suatu pelanggaran atau kesalahan yang sengaja dilakukan oleh juru parkir, silakan menyampaikan pengaduan tersebut melalui instagram resmi kami yakni uptperparkiranpku atau kontak pengaduan di 081266397770 maka langsung kita tanggapi,” tutupnya.

Terkait harapan pemerintah kota Pekanbaru dalam menaikkan angka pendapatan daerah di sektor perparkiran, koordinator PT. YBM Ichwan berupaya akan memprioritaskan bentuk pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa parkir.

“Selain menerapkan parkir non tunai, kita juga akan terus melakukan evaluasi terhadap kinerja juru parkir, seperti penampilan maupun komunikasi selama bertugas,” ujar Ichwan.

Diakuinya juga, terdapat kesulitan dalam menerapkan parkir non tunai dalam hal pemakaian mesin EDC bagi petugas juru parkir, sehingga dibutuhkan waktu satu hingga dua minggu tahap sosialisasi.

“Dan kita juga setiap harinya turun langsung kelapangan melakukan pembinaan dan edukasi kepada mereka (juru parkir, red) sehingga tujuan kita dapat tercapai nantinya,” sebut Ichwan.

Untuk target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kota Pekanbaru melalui Dinas Perhubungan tentang pemakaian 150 mesin EDC dibeberapa titik lokasi parkir, Ichwan menyebutkan akan diupayakan semaksimal mungkin.

“Kita sangat optimis target bisa tercapai hingga akhir tahun ini, tentunya perlu kerjasama dan dukungan dari seluruh koordinator parkir yang ada di kota Pekanbaru,” jawab Ichwan sembari menambahkan butuh waktu dalam penyesuaian layanan perparkiran non tunai. *(mirza)